SketsaNusantara.id - Perseteruan digital antara warganet Asia Tenggara (ASEAN) dengan netizen Korea Selatan (Knetz) di platform X (dulu Twitter) masih terus menjadi sorotan publik karena merujuk pada isu rasisme.
Sebagaimana diketahui, perdebatan panjang terjadi yang berawal dari ulah fansite di konser yang digelar di Malaysia akhir Januari 2026 lalu, berujung panjang hingga muncul komentar rasis yang mengarah ke hinaan fisik hingga menyinggung warna kulit, hingga agama.
Warga ASEAN termasuk Indonesia, Malaysia hingga Thailand, Vietnam dan Filipina kompak saling membela satu sama lain menghadapi komentar negatif Knetz.
Istilah SEAblings beberapa hari terakhir mencuat yang menunjukkan solidaritas persaudaraan antar warga Asia Tenggara.
Di tengah memanasnya perseteruan yang hingga saat ini masih terus berlangsung, sejumlah warga Korea Selatan menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf secara terbuka.
Salah satunya datang dari seorang pengguna TikTok yang menyebut tindakan rasisme terhadap Indonesia sebagai hal yang tidak bisa dibenarkan.
"Hal yang (seharusnya) tidak boleh dikatakan, sekarang terjadi. Satu orang Korea melakukan penghinaan dan rasisme yang menyerang di Indonesia, itu seharusnya tidak boleh terjadi," kata influencer bernama Kim Young Woong video yang diunggah di akun TikTok @hero___kim dikutip SketsaNusantara.id pada hari Selasa, 17 Februari 2026.
Konten kreator yang dikenal sebagai Kim Hero itu juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan menegaskan bahwa tindakan merendahkan bangsa lain adalah kesalahan serius.
Menurutnya, banyak warga Korea yang menghormati, dan memiliki keterikatan dengan Indonesia, sehingga tindakan diskriminatif yang ditunjukkan belakangan ini tidak mencerminkan sikap mayoritas masyarakat pada umumnya.
"Saya harus meminta maaf sebelumnya. Saya suka dan mencintai Indonesia. Banyak orang Korea yang tinggal dengan baik di Indonesia, tapi mengapa Indonesia dihina dan menerima diskriminasi?" ujarnya.
"Aku juga tidak mengerti. Tindakan bodoh itu harus segera dihentikan. Aku minta maaf atas kejadian ini," lanjutnya.
Dalam video tersebut, Hero Kim tampak menghela napas panjang dan menggelengkan kepala, menunjukkan kekecewaan sekaligus keheranan atas kejadian ini.
Artikel Terkait
Artis K-Pop Ternama Ini Jadi Profesor di Korea, Singgung Kehidupan Kampus
Bukan Film! Nenek di Korea Selatan Ini Jadi Korban 'Besan Adalah Maut', Kisahnya Bikin Geram Kaum Hawa...
Padahal di Indonesia Tapi Pakai Bahasa Korea, Kok Bisa? Begini Asal Mula Suku Cia-Cia Gunakan Aksara Hangul
Kisah Heroik Sugianto, WNI yang Bantu Evakuasi Lansia saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan hingga Viral di Media Lokal
Animasi Jumbo Tembus Korea Selatan, Bukti Karya Anak Bangsa Makin Diperhitungkan Global