"Terima kasih dan saya harap kalian semua dalam keadaan baik. Tetaplah menjaga persahabatan yang telah kita jalin, semoga omong kosong segera berakhir," komentar salah satu warganet dalam bahasa inggris.
"Kenapa minta maaf kalo nggak salah? harusnya Knetz yang menghina itu yang minta maaf, jangan diwakilkan. Kita juga gak bakal cari huru-hara kalo nggak disenggol duluan," imbuh warganet lainnya.
"Paham sih, kenapa sampe mereka minta maaf, karena di Korea juga banyak idol bahkan aktris sampe nekat bundir gegara komen negatif, emang separah itu Knetz, untungnya sama warga Indo malah dibuat lucu-lucuan," tulis warganet lainnya.
Sejumlah pihak pun berharap polemik ini bisa menjadi pelajaran bersama tentang pentingnya etika komunikasi di ruang digital.
Seruan untuk menghentikan ujaran rasis, serta ajakan untuk saling menghormati semakin menguat agar kejadian seperti ini tak terulang kembali.
Meski perdebatan di media sosial belum sepenuhnya mereda, munculnya suara-suara reflektif dari kedua belah pihak memberi harapan bahwa konflik ini dapat diredakan melalui dialog yang lebih sehat dan saling menghargai.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Artis K-Pop Ternama Ini Jadi Profesor di Korea, Singgung Kehidupan Kampus
Bukan Film! Nenek di Korea Selatan Ini Jadi Korban 'Besan Adalah Maut', Kisahnya Bikin Geram Kaum Hawa...
Padahal di Indonesia Tapi Pakai Bahasa Korea, Kok Bisa? Begini Asal Mula Suku Cia-Cia Gunakan Aksara Hangul
Kisah Heroik Sugianto, WNI yang Bantu Evakuasi Lansia saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan hingga Viral di Media Lokal
Animasi Jumbo Tembus Korea Selatan, Bukti Karya Anak Bangsa Makin Diperhitungkan Global