Minggu, 19 Juli 2026

Beda Namun Miliki Makna Dalam, Warga Banjarnegoro Gelar Tradisi 'Basah-basahan' Ini Untuk Sambut Ramadhan

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 Februari 2026 | 09:30 WIB
Tradisi Bajong Banyu di Banjarnegoro, Magelang  (YouTube KOMPASTV )
Tradisi Bajong Banyu di Banjarnegoro, Magelang (YouTube KOMPASTV )

Setelah lantunan doa dari pemuka agama, panitia kemudian memberi aba-aba dan setelah terdengar aba-aba dimulai maka bungkusan air dalam plastik akan berhamburan di udara dibarengi gelak tawa warga dan anak-anak yang akan basah kuyup.

Meskipun terlihat seperti permainan fisik, rupanya Bajong Banyu memiliki kedalaman filosofis yang menjadi tuntunan hidup masyarakat Banjarnegoro, yakni:

1. Simbol pensucian diri secara lahir dan batin 

2. Menghapus sekat sosial atau kesetaraan

3. Kegembiraan berjamaah

4. Menjaga harmoni dengan alam

Selain 4 filosofi diatas, Bajong Banyu merupakan wujud dari bentuk pelestarian budaya, bahwa tradisi ini telah menjadi agenda tahunan yang tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga daya tarik wisata budaya.

Tradisi ini juga membuktikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan cara dalam memaknai nilai-nilai religius yang dibalut dengan kearifan lokal yang unik dan penuh makna.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X