Kehadiran tandon air dari PMI dinilai sangat membantu. Warga dapat mengakses air bersih tanpa harus menempuh jarak jauh.
Sutrisno, Ketua RT setempat, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. "Bantuan tandon air dari PMI sangat membantu warga, karena sumber air seperti sumur belum semuanya bersih," ungkapnya.
Sebelumnya, tim water sanitation hygiene PMI Jember juga melakukan pengurasan delapan sumur warga di Desa Nogosari. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan kualitas air.
PMI terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan relawan lokal. Pemetaan wilayah rawan krisis air dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan lanjutan.
Distribusi air bersih akan terus dilakukan secara bertahap. Prioritas diberikan kepada wilayah dengan kondisi paling mendesak.
Hingga kini, pemantauan lapangan tetap berjalan. PMI memastikan kesiapan logistik dan armada guna mendukung penanganan berkelanjutan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
28 Relawan Ikuti Pelatihan Pertolongan Pertama PMI Jember, Disiapkan Hadapi Gempa, Banjir, dan Longsor dengan Standar Keselamatan Ketat
Jelang Puasa, Perbankan Jember Gelar Donor Darah di Bank Indonesia, Terkumpul 241 Kantong untuk Menjaga Stok PMI
Kejar Sertifikat CPOB 2026, PMI Jember Genjot Standar Mutu Layanan Darah Jelang Ramadhan dan Lonjakan Kebutuhan Pasca Lebaran
Diguyur Hujan Lebat, Desa Mayangan Jember Terendam Banjir hingga 60 CM, PMI Kerahkan Relawan dan Petakan Kebutuhan Warga
Hujan Deras Picu Banjir Luapan Sungai di Jember, PMI Evakuasi Ratusan Warga Rowotamtu hingga Tengah Malam