Langkah ini dilakukan untuk menyamakan standar pelayanan kemanusiaan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antarrelawan mahasiswa.
"Target kami adalah mencetak relawan yang siap diterjunkan kapan saja. Kehadiran rekan-rekan dari Unipar Jember juga menambah semangat kebersamaan dan persaudaraan sesuai prinsip Siamo Tutti Fratelli," kata Hasanah.
Sementara itu, Ketua KSR Unit Unipar Jember, Dini Mafaza Islami menyampaikan apresiasi atas kesempatan kolaborasi tersebut.
Menurutnya, keterlibatan peserta dari kampusnya menjadi momentum penting untuk memperluas pengalaman sekaligus memperkuat koordinasi lintas unit relawan.
"Kami mengirimkan 6 mahasiswa untuk belajar bersama di sini. Sinergi ini sangat penting agar kedepannya koordinasi antar unit KSR di Jember semakin solid saat ada tugas kemanusiaan," ungkap Dini.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari pertolongan pertama, manajemen penanggulangan bencana, hingga pendalaman tujuh prinsip dasar kepalangmerahan.
Program ini dirancang untuk membentuk relawan yang tanggap, terampil, dan berintegritas dalam menjalankan misi kemanusiaan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Perempuan Ini Diduga Lempar Bom Molotov ke Toko Emas di Makassar, Aksi Terekam dan Picu Kepanikan Warga
Libur Lebaran 2026 Capai 13 Hari, Pemerintah Terapkan WFA untuk Mudik Lebih Nyaman
Siapa Ketua BEM UGM? Ini Profil Tiyo Ardianto yang Mengaku Diteror Usai Kirim Surat ke UNICEF Suarakan Tragedi Kematian Siswa SD di NTT
Jember Siaga, Debit Air Sungai Meluap Jembatan di Desa Jubung Putus Diterjang Banjir
Alarm Kritik! Ketua BEM UGM Diteror hingga Dapat Ancaman Penculikan Usai Kritik Pemerintah saat Suarakan Tragedi Bocah SD di NTT
Anggaran MBG Berasal dari Mana? Tepis Tuduhan Hamburkan Uang untuk MBG, Prabowo Jelaskan Asal Biaya Program Pemerintahannya