SketsaNusantara.id - Ratusan siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa, 10 Februari 2026.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai kejadian tersebut viral di media sosial.
Kabar tersebut dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun X @neVerAl0nely___ yang menuliskan jika ratusan siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi, mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Unggahan tersebut langsung menyita perhatian warganet dan memicu berbagai reaksi.
Berdasarkan informasi yang beredar, sebagian siswa mulai mengeluhkan gejala gangguan pencernaan sejak Senin malam.
“Sebagian siswa mengeluhkan diare sejak Senin malam,” tulis akun tersebut.
Gejala tersebut kemudian berkembang sehingga sejumlah siswa memerlukan penanganan medis.
Para siswa yang terdampak mendapatkan perawatan di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Sidikalang dan sekitarnya.
“Mereka dirawat di RSUD Sidikalang, RSU Serenapita, Klinik Katolik, dan Puskesmas Tuba Rakyat,” demikian keterangan unggahan tersebut.
Penyebaran pasien ke beberapa fasilitas kesehatan menunjukkan jumlah korban yang tidak sedikit.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa sekitar 20 siswa harus dirujuk ke rumah sakit karena kondisi yang lebih serius.
Artikel Terkait
Zulkifli Hasan Pastikan MBG Tetap Berjalan Selama Bulan Puasa, Begini Skema dan Menunya
Prabowo Subianto Kaget MBG Dipelajari Gedung Putih: Indonesia Jadi Role Model!
Marak Keracunan MBG, Kepala BGN Pastikan SPPG Nakal Disanksi: Ancam Kartu Kuning hingga Penghentian Operasional
Dorong Pelaksanaan MBG Berjalan Optimal, Ketua DPRD Jember: SPPG Harus Patuhi Standar BGN
Alami Gangguan Pencernaan Hingga Dilarikan ke Faskes, Ratusan Siswa dan Tenaga Pengajar di SMPN 1 Umbulsari Jember Diduga Keracunan MBG
Bupati Jember Gus Fawait Ancam Cabut Izin Dapur Gizi yang Lalai, Instruksikan Satgas MBG Bertindak Cepat