Dalam simulasi tersebut, beberapa siswa juga berperan sebagai korban luka. Mereka segera mendapat pertolongan pertama sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kepala SMP Ahmad Jani, Drs. Imam Suhemi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Satuan Pendidikan Aman Bencana. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap risiko bencana.
“Ini merupakan program satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), dengan materi yang diberikan anak anak akan mengetahui dan memahami apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana gempa bumi, apalagi dengan digelar simulasi sederhana juga akan memantapkan pengetahuan siswa akan kesiapsiagaan bencana,” kata Drs. Imam Suhemi.
Ia menambahkan, pembelajaran praktik dinilai lebih efektif dibandingkan teori semata. Simulasi langsung membantu siswa memahami situasi darurat secara nyata.
Program ini juga diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif di lingkungan sekolah. Para siswa didorong untuk membagikan pengetahuan kepada keluarga dan masyarakat sekitar.
Simulasi tersebut merupakan bagian dari Program Society and Community Resilience. Program ini fokus memperkuat ketahanan masyarakat terhadap potensi bencana.
Hingga saat ini, program serupa telah dilaksanakan di 11 sekolah di Kabupaten Jember. Pelaksanaannya mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dan SMK.
PMI Kabupaten Jember bersama JRCS menargetkan perluasan kegiatan ke lebih banyak sekolah. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan bencana di kalangan pelajar.
Melalui simulasi rutin, diharapkan siswa mampu bersikap tenang dan sigap saat menghadapi bencana. Langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya sadar bencana sejak usia dini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Semangat Kemanusiaan Warga Sumberbaru, PMI Kecamatan Hasilkan 41 Kantong Darah untuk UDD PMI Jember
Banjir Bandang Seret 120 Meter Pipa Air Pakis, PMI Jember Turun dengan Tandon dan Armada Tangki
Tekan Pengangguran, Pemkab Jember Targetkan 1000 PMI Terlatih Berangkat di 2026
Dampak Banjir Bandang Jember Masih Terasa, PMI Salurkan 3.600 Liter Air Bersih ke Warga Desa Pakis Kecamatan Panti
Donor Darah Warga Desa Bangsalsari Jember Capai 77 Kantong, PMI Catat Peningkatan Partisipasi Masyarakat