Penerapan CPOB diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan PMI. Standar mutu yang lebih tinggi juga memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah.
Target sertifikasi CPOB pada 2026 menjadi bagian dari strategi jangka panjang PMI Jember. Langkah ini diharapkan menciptakan layanan darah yang lebih profesional dan terstandar.
Selain CPOB, pengurus PMI Jember juga menargetkan sertifikasi fraksionasi plasma. Program ini diarahkan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada kebutuhan nasional.
Penguatan mutu pelayanan darah menjadi komitmen berkelanjutan. Seluruh upaya diarahkan untuk memastikan ketersediaan darah yang aman, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, PMI Jember berupaya membangun sistem pelayanan darah yang lebih kuat. Implementasi CPOB menjadi fondasi utama menuju standar pelayanan kesehatan yang lebih baik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Donor Darah Warga Desa Bangsalsari Jember Capai 77 Kantong, PMI Catat Peningkatan Partisipasi Masyarakat
Perkuat Kesiapsiagaan Warga, SIBAT PMI Jember Gelar Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat dan Operasional Posko
Relawan PMI Jember Turun ke Pantai Watu Ulo, Dukung Gerakan Cinta Pantai Bersih demi Wisata Berkelanjutan
28 Relawan Ikuti Pelatihan Pertolongan Pertama PMI Jember, Disiapkan Hadapi Gempa, Banjir, dan Longsor dengan Standar Keselamatan Ketat
Jelang Puasa, Perbankan Jember Gelar Donor Darah di Bank Indonesia, Terkumpul 241 Kantong untuk Menjaga Stok PMI