Aspal jalan terlihat retak hingga terangkat dari posisinya. Kerusakan itu membuat sejumlah ruas jalan tidak dapat dilalui.
Saat tiba di kawasan permukiman, suasana tampak lengang. Banyak rumah kosong karena pemiliknya mengungsi ke tempat lebih aman.
Sebagian bangunan hanya menyisakan rangka. Puing kayu dan material bangunan menumpuk di halaman rumah warga.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mencatat dampak bencana sangat luas. Sekitar 90 persen rumah warga mengalami kerusakan.
Kerusakan tersebut meliputi kategori ringan, berat, hingga hilang tersapu arus banjir. Ribuan keluarga terdampak langsung bencana ini.
Data resmi menyebut sekitar 7.737 kepala keluarga berada dalam kondisi terdampak. Sebagian besar masih membutuhkan bantuan logistik.
Proses pendataan kerusakan terus dilakukan oleh petugas gabungan. Pemerintah daerah memfokuskan upaya pada pemulihan akses dasar.
Pembersihan lumpur dan material dilakukan secara bertahap. Akses jalan darurat dibuka untuk memperlancar distribusi bantuan.
Layanan kesehatan dan dapur umum disiagakan di beberapa titik pengungsian. Warga masih berupaya memulihkan aktivitas sehari-hari.
Bencana ini menjadi salah satu peristiwa hidrometeorologi terparah di Aceh Tamiang. Jejak kehancuran masih terlihat di banyak lokasi.
Upaya pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu panjang. Infrastruktur dasar dan permukiman menjadi prioritas penanganan pascabencana.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Lebih dari 3 Pekan, Desa Sekumur Aceh Tamiang Masih Terputus dan Butuh Akses Darurat
Air Bersih Langka, Warga Desa Sekumur, Aceh Tamiang Terpaksa Pakai Air Sisa Banjir untuk Makan dan Minum
Modal Lampu Mobil dan Alat Sederhana, Warga Pematang Durian Aceh Tamiang Gotong Royong Buka Akses Jembatan
Danantara Pastikan Lahan PTPN III untuk Relokasi, 1.375 Rumah Warga Aceh Tamiang Segera Dibangun
Cerita Korban Banjir di Aceh Tamiang, Menolak Ambil Banyak Bantuan Logistik, Ternyata Karena...