Kamis, 4 Juni 2026

28 Relawan Ikuti Pelatihan Pertolongan Pertama PMI Jember, Disiapkan Hadapi Gempa, Banjir, dan Longsor dengan Standar Keselamatan Ketat

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 10 Februari 2026 | 15:20 WIB
Pelatihan pertolongan pertama di Markas PMI Jember, jalan Jawa No.57, Sumbersari. (Dok. PMI Jember)
Pelatihan pertolongan pertama di Markas PMI Jember, jalan Jawa No.57, Sumbersari. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Dua puluh delapan peserta mengikuti pelatihan pertolongan pertama di Markas PMI Jember. Kegiatan berlangsung di Jalan Jawa No.57, Kecamatan Sumbersari, Selasa (10 Februari 2026.

Peserta berasal dari unsur Korps Sukarela, Tenaga Sukarela, pegawai, dan relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat. Pelatihan digelar selama tiga hari penuh.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang keselamatan penolong, penilaian awal korban, serta pengambilan keputusan evakuasi atau rujukan medis.

Baca Juga: Relawan PMI Jember Turun ke Pantai Watu Ulo, Dukung Gerakan Cinta Pantai Bersih demi Wisata Berkelanjutan

Dalam pelatihan tersebut, peserta dituntut memiliki kecepatan dan ketepatan saat memberikan pertolongan awal. Kesalahan kecil berpotensi menimbulkan risiko fatal bagi korban.

Berbagai skenario kedaruratan disimulasikan untuk membiasakan relawan menghadapi situasi kritis. Materi disusun berdasarkan kondisi bencana yang sering terjadi di wilayah Jember.

Kasus cedera berat, perdarahan hebat, gangguan pernapasan, syok, dan trauma menjadi fokus utama. Kondisi tersebut kerap muncul saat terjadi gempa bumi, banjir, dan tanah longsor.

Baca Juga: Perkuat Kesiapsiagaan Warga, SIBAT PMI Jember Gelar Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat dan Operasional Posko

Salah satu peserta, Supriadi, perwakilan SIBAT Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, menyampaikan komitmennya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Kami siap mengikuti jalannya latihan tahap demi tahap selama tiga hari di Markas PMI Jember, pelatihan pertolongan pertama ini bermanfaat dan sangat diperlukan jika terjadi bencana di desa kami. Dengan mengikuti pelatihan kita yang ada di desa akan mengetahui langkah apa yang harus dilakukan pertama dan sesuai standart,” ujarnya.

Materi pelatihan meliputi bantuan hidup dasar dan penanganan kedaruratan medis. Peserta juga mempelajari kedaruratan trauma, seperti perdarahan hingga luka bakar.

Seluruh materi diberikan secara praktik agar peserta terbiasa bertindak cepat di lapangan. Pelatihan menekankan kesiapan sebelum korban dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.

Relawan diharapkan mampu memberikan pertolongan awal yang aman, tepat, dan terkoordinasi. Kemampuan tersebut penting sebelum layanan medis lanjutan tersedia.

Sekretaris PMI Jember, Ghufron Evyan Efendy, membuka langsung kegiatan pelatihan tersebut. Ia menegaskan pentingnya penguatan kapasitas relawan dan masyarakat.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X