“Saya memutuskan untuk tidak melakukan konferensi pers yang sejatinya dilakukan jam 20.00 WIB malam hari ini dan memilih menyampaikan ini secara langsung,” tulisnya sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id.
Mohan berharap, pernyataan yang disampaikannya melalui Instagram ini bisa menunjukkan rasa hormatnya kepada pihak-pihak terkait.
2. Minta Maaf
Di awal pernyataanya, Mohan Hazian menyampaikan permohonan maaf kepada publik.
Ia juga meminta maaf atas kekecewaan dan ketidaknyamanan yang muncul di masyarakat atas mencuatnya dugaan pelecehan seksual yang menyeret namanya.
“Saya menyadari bahwa situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan bahkan luka bagi banyak orang. Untuk itu dari hati yang paling dalam, saya mohon maaf,” tulisnya lagi.
3. Mengaku Pernah Berbuat Salah di Masa Lalu
Pada halaman kedua unggahan tersebut, Mohan mengaku pernah mengambil keputusan yang salah di masa lalu hingga memiliki dampak yang luas.
Pendiri brand pakaian Thanksinsomnia ini juga mengaku telah berbuat khilaf di masa lalu.
“Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain,” jelasnya.
Kendati demikian, ia tidak menjelaskan secara detail mengenai khilaf yang dimaksud, termasuk sosok wanita yang terlibat.
4. Bantah Tuduhan Memerkosa
Meski mengaku pernah melakukan kekhilafan yang melibatkan wanita lain, Mohan menegaskan, dirinya tidak pernah melakukan pemerkosaan kepada siapa pun.
Artikel Terkait
Curhat Guru PPPK di Sumedang Viral, Gaji Rp50 Ribu Dipotong BPJS Tersisa Rp15 Ribu, Begini Cerita Lengkap Fildzah
Bertahan 12 Hari di Rooftop saat Banjir Bandang Aceh, Kisah Warga Kuala Simpang ini Viral dan Bikin Merinding
Diduga Tak Sabar Antre BBM, Oknum ASN Parengan Hajar Empat Karyawan SPBU di Tuban
Ruang Laktasi Alun-Alun Kota Malang Diprotes Warga, Diduga Disalahgunakan Oknum Satpol PP
Lima Karyawan J&T Express Diduga Disekap di Gudang Jakarta Utara, Diminta Ganti Rugi Rp300 Juta
Megawati Soekarnoputri Terima Gelar Doktor Kehormatan dari Princess Nourah University, Toreh Sejarah bagi Indonesia di Arab Saudi