SketsaNusantara.id Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional.
Ia menerima gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) dari Fakultas Hukum Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi.
Penganugerahan tersebut menjadi momen bersejarah, tidak hanya bagi Megawati secara pribadi, tetapi juga bagi Indonesia.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPR RI sekaligus anak dari Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, melalui unggahan di media sosial.
Dalam pernyataannya, Puan menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan makna penting dari penghargaan tersebut.
“Selamat atas penganugerahan gelar Doktor Kehormatan dari Fakultas Hukum Princess Nourah bint Abdulrahman University kepada Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri di Riyadh, Arab Saudi, hari ini…,” tulis Puan Maharani, dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @puanmaharani_ri.
Menurut Puan, penganugerahan gelar kehormatan ini mencerminkan pengakuan dunia internasional terhadap kontribusi Megawati dalam berbagai bidang, khususnya politik, demokrasi, dan kemanusiaan.
Lebih dari itu, Megawati disebut sebagai tokoh perempuan yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan demokrasi Indonesia.
“Ibu Megawati menjadi tokoh pertama di dunia, di luar warga Arab Saudi, yang menerima gelar kehormatan dari PNU,” lanjut Puan dalam unggahannya.
Princess Nourah bint Abdulrahman University sendiri dikenal sebagai universitas perempuan terbesar di dunia yang berlokasi di Riyadh.
Institusi pendidikan ini memiliki peran strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kepemimpinan perempuan, serta kajian hukum dan sosial di kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Megawati Tegur Kader PDIP Jawa Tengah, Sudah 3 Kali Menang, Tapi Jangan Hanya Modal Pencitraan
Megawati Kenang Jadi Paskibraka 1963, Kini Saksikan 76 Anggota Dikukuhkan untuk Bertugas di HUT ke-80 RI di Istana Merdeka Jakarta
Megawati Hangestri Jalani Latihan Perdana di Turki Usai Tandatangani Kontrak dengan Manisa BBSK, Pemain Red Sparks Ramai Berikan Dukungan
Profil Arif Budimanta, Ekonom Muhammadiyah yang Pernah Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi hingga Pimpin Megawati Institute
Cucu Megawati Jadi Unggulan di PDIP Jawa Tengah, Putri Puan Maharani Terima 25 Dukungan PAC Kalahkan Nama-Nama Besar Partai
Megawati di Seminar KAA Blitar Ungkap Fakta Lama: Soeharto Larang Soekarno Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan