SketsaNusantara.id - Media sosial tengah ramai membahas dugaan pencurian paket di Kalibata, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman video beredar luas di Instagram.
Unggahan yang menyebar berasal dari akun Instagram @pembasmii.kehaluan. Video tersebut diunggah pada Kamis, 5 Februari 2026. Sejak saat itu, rekaman tersebut ramai diperbincangkan warganet.
Dalam keterangan unggahan disebutkan, "Aksi pencurian paket yang terjadi di kawasan Kampung Pulo Kalibata, Jakarta Selatan, viral di media sosial," demikian bunyi narasi dalam postingan tersebut.
Video yang beredar memperlihatkan rekaman kamera pengawas atau CCTV. Seorang pria tampak melintas di depan rumah warga. Di lokasi tersebut terlihat sebuah sepeda motor terparkir.
Sebuah paket tampak diletakkan di atas sepeda motor tersebut. Paket itu terlihat berada di area terbuka. Kondisi tersebut kemudian diduga dimanfaatkan oleh pria yang melintas.
Dalam rekaman, pria tersebut terlihat tidak sendirian. Ia diduga sedang bersama seorang perempuan dan seorang anak. Ketiganya tampak berjalan berdekatan di lokasi kejadian.
Unggahan tersebut menjelaskan, "Melihat kesempatan tersebut, seorang pria yang melintas langsung mengambil paket itu dengan cepat," tulis akun tersebut dalam keterangannya.
Aksi dalam video itu kemudian memicu reaksi luas dari pengguna media sosial. Banyak warganet menyoroti keberadaan anak dalam rekaman tersebut. Peristiwa itu dinilai tidak pantas dilakukan di hadapan anak.
Hingga Kamis, 6 Februari 2026, unggahan tersebut telah disukai sekitar 3,6 ribu pengguna Instagram. Jumlah tersebut terus bertambah seiring penyebaran ulang di berbagai akun.
Beredarnya video tersebut juga memunculkan berbagai komentar dari publik. Sebagian pengguna media sosial menyayangkan dugaan tindakan kriminal tersebut. Sorotan terutama tertuju pada konteks kejadian dalam video.
Meski demikian, belum ada kepastian terkait peristiwa tersebut. Dugaan pencurian yang terjadi di Kalibata itu belum dikonfirmasi secara resmi. Identitas pria dalam video juga belum diketahui.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak kepolisian setempat.***
Artikel Terkait
Singgung Praktik Masa Lalu, Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Minta Tolong Presiden atau Kejaksaan Usai Pejabat Pajak dan Bea Cukai Kena OTT KPK
Marak Keracunan MBG, Kepala BGN Pastikan SPPG Nakal Disanksi: Ancam Kartu Kuning hingga Penghentian Operasional
Sosok Mulyono Purwo Wijoyo, Kepala KPP Madya Banjarmasin yang Kena OTT KPK, Ternyata Dalang Kondang Asal Klaten
Satgas Infrastuktur dan Tata Ruang Pemkab Jember Mulai Tertibkan Jaringan Utilitas Ilegal
Kabel Jaringan Semrawut dan Ilegal, DPRD Jember Segera Rampungkan Perda Utilitas: Sanksi Tegas Menanti