SketsaNusantara.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember pada Jumat 30 Januari 2026, mengakibatkan sejumlah insiden di lokasi berbeda.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat adanya rumah warga yang roboh di Kecamatan Kaliwates, serta banyaknya pohon tumbang di Kecamatan Panti.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa tim reaksi cepat telah diterjunkan ke lokasi sesaat setelah laporan diterima untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan darurat.
Baca Juga: Satu Rumah Roboh dan Penghuni Terluka di Arjasa, BPBD Jember Bakal Beri Bantuan Material Bangunan
"Benar, ada dua kejadian menonjol akibat cuaca ekstrem kemarin. Pertama, sebuah dapur rumah warga di Kelurahan Sempusari ambruk, dan kedua, pohon berdiameter besar menimpa garasi warga di Desa Kemiri," ujar Edy saat memberikan keterangan, Sabtu 31 Januari 2026.
Insiden pertama menimpa kediaman Ibu Lilik (72) di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Sempusari. Akibat konstruksi bangunan yang sudah lapuk dan tidak kuat menahan curah hujan, bagian dapur berukuran 3,5 meter X 3,5 meter dilaporkan ambruk total. Meski demikian, struktur utama rumah dinyatakan masih kokoh dan aman untuk ditinggali.
Edy menjelaskan bahwa pihaknya telah menyalurkan paket bantuan logistik lengkap untuk meringankan beban korban.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Relawan, BPBD Jember Resmikan Posko Siaga Bencana
"Kami sudah distribusikan bantuan mulai dari sembako, perlengkapan masak, tambahan gizi, hingga sandang untuk lansia. Hari ini, pihak kelurahan dan warga juga melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing bangunan," tambahnya.
Sementara itu, di Dusun Kantong, Desa Kemiri, Kecamatan Panti, sebuah pohon berdiameter sekitar 120 cm tumbang setelah diterjang angin kencang.
Pohon raksasa tersebut menimpa garasi mobil milik Umar Faruq (50), yang mengakibatkan kerusakan kategori sedang.
Baca Juga: BPBD Jember Bergerak Cepat Evakuasi Mobil Operasional yang Terperosok Akibat Longsor
"Untuk kejadian di Panti, tim TRC bersama relawan dan warga telah melakukan pemotongan dan evakuasi material pohon. Saat ini kondisi di lokasi sudah kembali kondusif dan akses telah tertangani," jelas Edy.
Menyikapi rentetan kejadian ini, Edy Budi Susilo menghimbau masyarakat Jember untuk tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Artikel Terkait
Sekolah Tangguh Bencana: BPBD Jember Sukses Gelar Simulasi SPAB di TK Al Amien
BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik Pasca Cuaca Ekstrem ke Korban Bencana
BPBD Jember Bakal Gelar Pemangkasan Pohon, Pengguna Jalan Diminta Hati-hati saat Lewati Jalur Berikut
Antisipasi Pohon Tumbang dan Bisa Bahayakan Pengendara, Petugas Gabungan BPBD Jember Lakukan Perempesan Ranting
Tembok Dapur Warga Kaliwates Ambrol Diterjang Longsor, BPBD Jember Pasang Terpal dan Salurkan Bantuan
Libur Panjang Isra Mi’raj, BPBD Jember Perketat Pengamanan di Destinasi Wisata
Akses Jalan Desa Sukoreno Terhambat Longsor, BPBD Jember Targetkan Pembersihan Batu Besar Rampung Pekan Ini
BPBD Jember Bergerak Cepat Evakuasi Mobil Operasional yang Terperosok Akibat Longsor
Perkuat Sinergi Relawan, BPBD Jember Resmikan Posko Siaga Bencana
Satu Rumah Roboh dan Penghuni Terluka di Arjasa, BPBD Jember Bakal Beri Bantuan Material Bangunan