Kamis, 4 Juni 2026

Terdampak Banjir, Dapur Makan Bergizi Gratis Sumbersari Jember Diinstruksikan untuk Pindah

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Jumat, 30 Januari 2026 | 17:00 WIB
Pj Sekda Helmi saat peninjauan lokasi sppg. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Pj Sekda Helmi saat peninjauan lokasi sppg. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Pemerintah Kabupaten Jember memberikan perhatian serius terhadap kelancaran program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), pasca bencana banjir yang melanda wilayah Sumbersari.

Satuan Tugas (Satgas) MBG melakukan inspeksi mendadak ke Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) Sumbersari pada Jumat, 30 Januari 2026, untuk mengevaluasi kelayakan operasional dapur tersebut.

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman dan hasil pengecekan di lapangan, lokasi SPPG dinilai kurang ideal karena terlalu dekat dengan saluran air, yang memicu genangan saat hujan deras.

Baca Juga: Tembus 11 Ribu Aduan, Pemkab Jember Sebut Permintaan Perbaikan Jalan yang Mendominasi

Helmi menerangkan, ada sejumlah poin utama hasil evaluasi lapangan. Pertama, rencana relokasi.

"Demi menjaga stabilitas produksi dan standar higiene, Pemkab Jember mempertimbangkan untuk memindahkan lokasi dapur ke tempat yang lebih aman dari risiko banjir," ungkap Helmi.

Kedua, penghentian operasional. Sejak dua hari terakhir, aktivitas memasak dihentikan sementara guna memastikan kualitas dan keamanan pangan tidak tercemar sisa banjir.

Baca Juga: Miskomunikasi Internal Picu Masalah Distribusi Makan Bergizi Gratis di Jember

Ketiga, ada masalah perizinan. Satgas menemukan bahwa meski sudah melayani sekitar 2 ribu porsi per hari selama tiga bulan terakhir, SPPG Sumbersari belum mengantongi izin bangunan dan dokumen administrasi yang lengkap.

"Kami mengutamakan keamanan pangan. Relokasi menjadi opsi utama agar kegiatan distribusi tidak terhambat oleh faktor cuaca di masa depan," tegas Akhmad Helmi Luqman.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Sumbersari, Dwi Aprilia, menjelaskan bahwa saat ini fokus utama timnya adalah melakukan sterilisasi total pada area dapur dan peralatan masak.

Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Gerakan 1.200 Nakes, Akhiri Ego Sektoral Demi Tekan Stunting dan AKI-AKB

“Sejumlah wadah makanan yang terdampak banjir telah dibuang dan diganti untuk menjamin mutu,” terangnya.

Layanan pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah di wilayah Sumbersari ditargetkan akan kembali normal pada awal pekan depan, setelah seluruh tahapan pembersihan dan pengecekan kelayakan dinyatakan selesai oleh tim teknis.***

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X