Kamis, 4 Juni 2026

Jember Raih Penghargaan UHC Madya 2026: Bukti Nyata Kepedulian Gus Fawait pada Kesehatan Rakyat

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Rabu, 28 Januari 2026 | 09:09 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menerima penghargaan. (Dok Pemkab Jember)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menerima penghargaan. (Dok Pemkab Jember)

SketsaNusantara.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi warganya kembali mendapat apresiasi tinggi di level nasional.

Jember sukses menyabet penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Madya, yang diserahkan langsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa, 27 Januari 2026.

Acara bergengsi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menkes Budi Gunadi Sadikin, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti.

Baca Juga: Tembus 11 Ribu Aduan, Pemkab Jember Sebut Permintaan Perbaikan Jalan yang Mendominasi

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Pemkab Jember dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hingga awal tahun 2026, tercatat sebanyak 96,5 persen penduduk Jember telah terdaftar sebagai peserta JKN. Angka ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan administratif, tetapi juga memastikan bahwa mayoritas masyarakat Jember kini memiliki jaminan finansial saat membutuhkan layanan medis.

Keberhasilan ini dipicu oleh kebijakan strategis Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), yang secara masif mengalokasikan anggaran daerah untuk sektor Peserta Bantuan Iuran Daerah (PBID).

Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Gerakan 1.200 Nakes, Akhiri Ego Sektoral Demi Tekan Stunting dan AKI-AKB

Kebijakan tersebut difokuskan untuk menyasar masyarakat prasejahtera dan kelompok rentan yang sebelumnya belum tercover jaminan kesehatan.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa predikat Kategori Madya ini bukanlah garis finis. Baginya, esensi dari UHC adalah kehadiran negara di saat rakyat membutuhkan bantuan medis.

"Target kami adalah memastikan tidak ada lagi warga Jember yang merasa takut berobat karena kendala biaya. Kesehatan adalah hak dasar yang harus kami penuhi," tegas Gus Fawait.

Baca Juga: Gandeng Pemkab Jember, Kepala BKN Prof Zudan Ingatkan ASN Fokus Pastikan Kesejahteraan Rakyat

Selain fokus pada cakupan peserta, Pemkab Jember juga tengah melakukan akselerasi pada dua aspek utama.

“Pertama, renovasi dan peningkatan fasilitas di Puskesmas hingga Rumah Sakit Daerah. Kedua, memastikan pelayanan yang transparan, responsif, dan tanpa diskriminasi,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X