Kamis, 4 Juni 2026

Pantai Larangan Tegal Mendadak Dipenuhi Kayu dan Pipa, Diduga Terbawa Banjir Bandang dari Wisata Guci

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 27 Januari 2026 | 08:30 WIB
Ilustrasi gelondongan kayu. (Pexels/Canshotz)
Ilustrasi gelondongan kayu. (Pexels/Canshotz)

SketsaNusantara.id - Pantai Larangan di Kabupaten Tegal menjadi perhatian warga. Area pantai tampak dipenuhi kayu gelondongan berbagai ukuran. Kondisi tersebut terlihat di Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat.

Kayu-kayu tersebut diduga terbawa aliran banjir bandang. Banjir sebelumnya menerjang kawasan wisata Pemandian Air Panas Guci. Material diduga hanyut mengikuti aliran sungai hingga ke pesisir.

Kondisi Pantai Larangan diketahui dari unggahan warga. Sejumlah video beredar luas di media sosial. Warga datang langsung ke lokasi dan merekam kondisi pantai.

Baca Juga: Kayu Gelondongan Jadi Tantangan Relawan saat Distribusi Bantuan Banjir Bandang Aceh

Salah satu unggahan viral berasal dari akun TikTok @hallopuspita. Video tersebut memperlihatkan hamparan pantai yang tertutup kayu. Rekaman itu diunggah pada Senin, 26 Januari 2026.

“Keadaan laut Larangan, Tegal. Please, ini kayu dari mana?” ujar perekam video.

Dari unggahan lain, terungkap material lain turut terbawa. Selain kayu gelondongan, pipa air juga ditemukan di lokasi. Pipa tersebut diduga berasal dari kawasan wisata Guci.

Baca Juga: Mensesneg Minta Warga yang Ingin Manfaatkan Kayu Gelondongan Untuk Berkoordinasi dengan Pemerintah, Netizen: Berarti Ini Kayu Punya...

Unggahan dari akun TikTok @dyaz.ananda menunjukkan banyak pipa berserakan. Pipa tampak terdampar di area pantai. Material tersebut berada di antara kayu dan pasir pantai.

“Pipanya Guci sampai ke sini nih, kebawa ombak. Pipanya banyak banget,” dikutip dari unggahan tersebut.

Dalam keterangannya, pemilik video menyebut sebagian pipa sudah diambil. Beberapa pipa yang sebelumnya ada di lokasi telah dibawa warga. Kondisi pantai terus berubah sejak video direkam.

Peristiwa ini berkaitan dengan banjir bandang di Guci. Banjir terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026. Lokasinya berada di lereng Gunung Slamet.

Banjir tersebut menerjang kawasan Pemandian Air Panas Guci. Sungai Gung Guci meluap dan membawa material lumpur. Kayu gelondongan ikut terbawa arus deras.

Setidaknya tiga lokasi mengalami kerusakan parah. Titik tersebut adalah Pancuran 13, Pancuran 5, dan Kolam Air Barokah. Fasilitas wisata di kawasan itu terdampak langsung.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X