“Kami ingin menanamkan budaya siaga bencana sejak usia dini. Dengan konsep fun game, materi yang berat menjadi lebih mudah diterima oleh anak-anak,” ujar Nurul Rochman dalam sambutannya.
Daya tarik utama kegiatan ini terletak pada pemberian door prize berupa hewan ternak, yakni kambing dan ayam.
Hadiah tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan warga karena tidak hanya memotivasi kehadiran peserta, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.
Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi ini memuat materi mitigasi bencana dan simulasi mandiri yang diikuti warga umum serta pelajar.
Panitia berharap pendekatan yang lebih membumi ini mampu meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.
Dengan kegiatan tersebut, warga Desa Puger Wetan diharapkan tidak hanya memahami potensi bencana di lingkungannya, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk melindungi diri dan keluarga saat bencana terjadi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC
Gelar Sosialisasi dan Fasilitasi Ratusan Pemilik Kapal di Jember Siap Bantu Urus Dokumen
Gandeng JRCS, PMI Gelar Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Pesisir Jember, Edukasi Warga Hadapi Ancaman Tsunami
UIN KHAS Jember Teguhkan Komitmen Bentuk ASN Berintegritas Lewat Sosialisasi Disiplin dan Etika Kerja
Menghadapi Ancaman Megathrust, Sibat PMI Jember Lakukan Reboisasi dan Sosialisasi Mitigasi di Pesisir Selatan