Kamis, 4 Juni 2026

Dari Pati hingga Jakarta Utara Terendam, Prabowo Minta Jajaran Bergerak Cepat Tangani Banjir dan Antisipasi Dampak Lanjutan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 20 Januari 2026 | 06:30 WIB
Ilustrasi banjir di Pulau Jawa. (Unspalsh.com/Dibakar Roy)
Ilustrasi banjir di Pulau Jawa. (Unspalsh.com/Dibakar Roy)

SketsaNusantara.id - Hujan berintensitas tinggi kembali memicu banjir di sejumlah wilayah Pulau Jawa.

Genangan air, banjir, hingga tanah longsor dilaporkan terjadi di berbagai daerah dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini muncul bersamaan dengan puncak curah hujan.

Presiden Prabowo Subianto merespons situasi tersebut dengan memberikan instruksi langsung kepada jajaran pemerintah. Penanganan cepat terhadap dampak banjir diminta menjadi prioritas utama, bersamaan dengan penguatan langkah mitigasi bencana.

Baca Juga: Aceh Masih Bergulat dengan Lumpur Usah Banjir, Waktu Menuju Ramadhan Terus Berjalan

Instruksi itu disampaikan setelah Presiden menerima laporan terkini dalam rapat terbatas. Laporan tersebut mencakup banjir, genangan air, dan tanah longsor di sejumlah wilayah.

Daerah yang dilaporkan terdampak antara lain Kabupaten Pati, Kudus, dan Jakarta Utara.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden menekankan pentingnya respons cepat terhadap kejadian yang berpotensi menimbulkan korban. Pemerintah diminta bergerak tanpa menunda, terutama dalam fase darurat.

Baca Juga: Video Viral Ungkap Warga Kampung Durian Tinggal di Kuburan Tionghoa Usai Banjir dan Longsor Aceh Tengah

“Di situ juga kemudian Bapak Presiden langsung memerintahkan kepada kita untuk seluruh jajaran untuk sekali lagi pertama-tama tentunya penanganan secepat-cepatnya yang berkenaan dengan menimbulkan korban dari setiap kejadian,” kata Prasetyo saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Dalam laporan yang diterima Presiden, juga disampaikan adanya tanggul yang jebol di beberapa lokasi.

Kondisi tersebut dinilai memperparah dampak banjir dan memperluas wilayah terdampak genangan air.

Selain penanganan darurat, Presiden juga menginstruksikan langkah lanjutan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian diminta segera melakukan identifikasi wilayah rawan.

Pemetaan difokuskan pada titik-titik yang berpotensi mengalami banjir, rob, dan genangan.

Identifikasi ini dimaksudkan sebagai dasar penyusunan langkah antisipasi ke depan. Pemerintah ingin memastikan dampak kejadian serupa dapat ditekan pada musim hujan berikutnya. Langkah mitigasi dinilai perlu disiapkan sejak dini.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X