SketsaNusantara.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Wuluhan sejak Selasa sore 13 Januari 2026 menyebabkan puluhan rumah di Dusun Kepel, Desa Ampel, Wuluhan, terendam banjir.
Luapan air dipicu oleh jebolnya tanggul di area sabuk gunung yang belum sempat diperbaiki sejak awal tahun lalu.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa personel Tim Reaksi Cepat (TRC) telah disiagakan di lokasi sejak laporan diterima pada Selasa malam.
Menurut dia, kondisi geografis dan kerusakan infrastruktur penahan air menjadi penyebab utama banjir kali ini.
"Penyebab utamanya adalah hujan lebat durasi panjang sekitar empat jam yang membuat Kali Clutak meluap. Selain itu, ada titik tanggul di sabuk gunung yang jebol akibat dampak banjir Januari 2025 lalu yang memicu air masuk ke pemukiman," ujar Edy Budi Susilo, Rabu 14 Januari 2026.
Berdasar data kaji cepat di lapangan, banjir menggenangi kawasan RT 02 dan RT 03 di RW 25. Sebanyak 76 Kepala Keluarga (KK) terdampak dengan ketinggian air yang bervariasi antara 40 hingga 90 centimeter.
Meski sebagian besar rumah warga memiliki pondasi yang tinggi sehingga air hanya menggenangi halaman dan akses jalan, terdapat dua rumah milik Bapak Parjo dan Ibu Sumiatun yang mengalami dampak cukup parah dengan air masuk ke dalam rumah setinggi 60 centimeter.
"Untuk dua keluarga yang rumahnya terendam cukup dalam, kami sudah distribusikan bantuan logistik darurat berupa paket sembako dari provinsi. Personel kami juga tetap di lokasi untuk pengamanan dan asesmen lanjutan," tambah Edy.
Pihak BPBD Jember memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, Edy Budi Susilo menegaskan pentingnya langkah preventif dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim penghujan.
"Kami merekomendasikan secara resmi kepada pihak Perhutani untuk segera melakukan perbaikan permanen pada tanggul yang jebol di sabuk gunung. Kepada pihak desa, kami minta untuk terus memantau perkembangan debit air," tegasnya.
Hingga Rabu pagi, kondisi di lokasi dilaporkan mulai kondusif meski sisa-sisa genangan masih terlihat di beberapa titik.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Tiga Titik Longsor Terjadi di Sumberbaru, BPBD Jember Salurkan Bantuan dan Gelar Pembersihan Dampak Longsor
BPBD Jember Salurkan Bantuan Warga Sumberbaru yang Ambruk akibat Angin Kencang
Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kaliwates, BPBD Jember Gandeng Berbagai Pihak Lakukan Gotong Royong Bersihkan Saluran Air
7 Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah, BPBD Jember Segera Berikan Bantuan pada Korban Rentan
Cuaca Ektrem dan Tak Menentu, Kepala BPBD Jember Imbau Warga Tetap Waspada: Apalagi Potensi Terjadinya Gempa
Sekolah Tangguh Bencana: BPBD Jember Sukses Gelar Simulasi SPAB di TK Al Amien
BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik Pasca Cuaca Ekstrem ke Korban Bencana
BPBD Jember Bakal Gelar Pemangkasan Pohon, Pengguna Jalan Diminta Hati-hati saat Lewati Jalur Berikut
Antisipasi Pohon Tumbang dan Bisa Bahayakan Pengendara, Petugas Gabungan BPBD Jember Lakukan Perempesan Ranting
Tembok Dapur Warga Kaliwates Ambrol Diterjang Longsor, BPBD Jember Pasang Terpal dan Salurkan Bantuan