Dalam dialognya, Raffi Ahmad menegaskan tujuan utama forum ini. “Negara perlu hadir untuk memastikan adanya ruang produksi, jalur pengembangan talenta, akses pasar, serta apresiasi yang berkelanjutan bagi pekerja seni dan pelaku kreatif,” katanya.
Isu kelembagaan turut menjadi perhatian. Penguatan komite ekonomi kreatif daerah dipandang penting sebagai simpul kolaborasi lintas sektor.
Exco ICCN Dimas Herdy Utomo menyampaikan tantangan utama di daerah. “Tantangan utama di daerah bukan pada kurangnya kreativitas, melainkan pada sinkronisasi kebijakan, akses pembiayaan, dan kesinambungan program agar tidak bergantung pada figur atau momentum tertentu,” jelasnya.
Forum ini juga menjadi ruang berbagi persoalan lapangan. Mulai dari keterbatasan ruang berkarya hingga kebutuhan pendampingan berkelanjutan.
Seluruh masukan dicatat sebagai bahan tindak lanjut. UKP, ICCN, dan Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah menjadi pihak yang akan menindaklanjuti hasil dialog.
Melalui “UKP Mendengar”, Banyumas ditampilkan sebagai contoh dialog berbasis komunitas. Forum ini mempertemukan kebijakan nasional dengan realitas lokal secara langsung.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Menang Lelang Jersey Jay Idzes Rp125 Juta, Dana Disalurkan untuk Korban Bencana Sumatra
Edisi Liburan Akhir Tahun! Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Terbang ke London, Pertama Kali Baby Lily di Luar Negeri
Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Beri Pesan Haru untuk Rafathar yang Mulai Beranjak Remaja
Potret Keluarga Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Main Salju Pas Liburan di Eropa, Baby Lily Paling Jadi Sorotan
Diding Boneng Akui Raffi Ahmad Bantu Perbaikan Rumahnya yang Roboh Dengan Nominal Puluhan Juta: Semoga Ditambah...i