Kamis, 4 Juni 2026

Istimewa! Viral Pendistribusian MBG di Kabupaten Sumenep Jatim Diantar Pakai Mobil Mewah hingga Menuai Kritik, Begini Penjelasan SPPG Sumenep

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 16 Januari 2026 | 17:00 WIB
Momen pendistribusian MBG di Kabupaten Sumenep ramai disorot karena gunakan mobil mewah hingga dibanjiri kritik dari warganet (Instagram/lamouterangofficial)
Momen pendistribusian MBG di Kabupaten Sumenep ramai disorot karena gunakan mobil mewah hingga dibanjiri kritik dari warganet (Instagram/lamouterangofficial)

Menanggapi kritik tersebut, SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Sumenep, akhirnya buka suara. Pihaknya mengonfirmasi bahwa mobil mewah yang terlihat dalam video viral berasal dari dapur SPPG Kolor yang berada di Kabupaten Sumenep.

Koordinator Wilayah SPPG Sumenep, M. Kholilur Rahman, membenarkan bahwa kendaraan yang digunakan dalam video tersebut memang mobil pribadi berjenis premium. Namun, menurutnya hal itu sama sekali tidak melanggar aturan.

Kholilur menjelaskan bahwa Badan Gizi Nasional selaku penanggung jawab program MBG tidak pernah mengatur secara spesifik jenis kendaraan apa yang harus digunakan untuk distribusi makanan.

Baca Juga: Keracunan Massal di Bondowoso, Siswa Dilarikan ke Puskesmas Diduga Usai Konsumsi Susu Kedelai Menu MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) juga tidak mengatur secara rinci mengenai spesifikasi kendaraan yang bisa digunakan untuk mengangkut dan mendistribusikan makanan bergizi ke sekolah-sekolah. 

Kholilur menambahkan bahwa pemilihan kendaraan sepenuhnya merupakan kebijakan dari masing-masing dapur SPPG atau mitra pelaksana di daerah.

"Spesifikasi mobil yang dipakai itu kebijakan dapur SPPG masing-masing. Tidak ada larangan soal jenis mobilnya, selama kendaraan tersebut layak, higienis dan mampu menjaga kualitas makanan hungga sampai ke tangan siswa," tuturnya.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG Turun Drastis, Kemenkes Kejar Target Zero Accident

Lebih lanjut, Kholilur berharap polemik ini tidak sampai mengaburkan tujuan utama program MBG.

Menurutnya, yang terpenting dari program ini bisa memastikan makanan bergizi dapat sampai ke tangan siswa dengan aman, tepat waktu, dan dalam kondisi layak konsumsi.

“Esensi dari MBG adalah pemenuhan gizi anak-anak. Kami tetap fokus pada tujuan program, bagaimana makanan sampai ke siswa dengan aman dan tepat waktu," ujarnya.

"Selama distribusi berjalan baik dan tidak mengganggu kualitas layanan, maka seharusnya tidak perlu dipersoalkan berlebihan," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @lamputerangofficial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X