Minggu, 19 Juli 2026

Geram! Luhut Binsar Pandjaitan Bantah Tuduhan Punya Saham di PT Toba Pulp Lestari, Desak Presiden Cabut Izin Usaha TPL karena Rusak Lingkungan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 14 Januari 2026 | 13:00 WIB
Potret Luhut Binsar Pandjaitan bantah kepemilikan saham di PT Toba Pulp Lestari yang diduga jadi dalang kerusakan lingkungan di Tapanuli, Sumut (Instagram/luhut.pandjaitan)
Potret Luhut Binsar Pandjaitan bantah kepemilikan saham di PT Toba Pulp Lestari yang diduga jadi dalang kerusakan lingkungan di Tapanuli, Sumut (Instagram/luhut.pandjaitan)

SketsaNusantara.id - Luhut Binsar Pandjaitan tanggapi soal tudingan beberapa pihak yang mengaitkan dirinya dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) itu dengan tegas membantah tudingan kepemilikan saham di TPL yang selama ini ditudingkan kepadanya.

Tudingan itu mencuat sejak isu kerusakan lingkungan ramai jadi perbincangan publik pasca bencana tanah longsor dan banjir bandang yang menyeret kayu gelondongan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat.

Bencana alam yang merusak lebih dari 30 kabupaten itu memunculkan banyak pertanyaan soal tata kelola hutan.

Baca Juga: PT Toba Pulp Lestari Bergerak di Bidang Apa? Inilah Profil Perusahaan yang Dituduh sebagai Penyebab Banjir di Sumatra Utara

PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) merupakan perusahaan besar di sektor pulpwood dan penghasil kayu untuk industri bubur kertas, dan menjadi salah satu nama yang disebut-sebut jadi 'dalang' kerusakan ekologis yang memperparah dampak bencana di Sumatera.

Beberapa elemen masyarakat dan aktivis lingkungan dari WALHI Sumut menilai bahwa aktivitas pembukaan lahan, konversi hutan, dan manajemen konsesi perusahaan di kawasan Batang Toru dan Tapanuli berkontribusi terhadap degradasi hutan serta melemahnya daya serap air di daerah hulu sungai.

Selain itu, organisasi lingkungan internasional juga mencatat bahwa deforestasi skala besar terjadi di dalam dan di sekitar konsesi Toba Pulp, termasuk pembukaan hutan alami di wilayah Aek Raja yang merupakan bagian dari wilayah hulu beberapa DAS penting di Tapanuli.

Publik ramai-ramai menautkan nama Luhut dengan perusahaan tersebut. Beredar kabar yang menyebut Luhut memiliki saham di TPL dan bahkan berperan dalam pengambilan keputusan strategis di perusahaan tersebut.

Baca Juga: Kembali Kritik Pemerintah, Fedi Nuril Minta Prabowo Tindak Tegas Pelaku Perusakan Hutan di Taman Nasional Tesso Nilo

Namun, Luhut dengan tegas tudingan itu. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Luhut menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memiliki saham, afiliasi, ataupun keterlibatan langsung maupun tidak langsung dengan PT Toba Pulp Lestari Tbk.

Mantan Menko Marves itu menjelaskan bahwa satu-satunya saham yang dimilikinya adalah di perusahaan yang ia dirikan sendiri, yaitu PT Toba Sejahtra, termasuk unit usaha batu bara PT Kutai Energi, dan bukan di industri pulp maupun kayu seperti yang dituduhkan.

"Saya tidak pernah punya saham, kecuali di PT Toba Sejahtra, pwrusahaan yang saya buat sendiri," ucap Luhut, dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @luhut.pandjaitan pada hari Rabu, 14 Januari 2026.

"Di perusahaan saya itu ada Kutai Energi. satu-satunya yang punya IUP, yang saya dapat tahun 2003 atau 2004, IUP batu bara di Kutai Kartanegara, ya itu, itulah sampai hari ini milik saya," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @luhut.pandjaitan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X