“Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kerja keras seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan langkah besar menuju swasembada energi nasional,” ujarnya.
Ungkapan apresiasi tersebut tidak hanya menekankan pentingnya proyek secara makro, namun juga memberikan pengakuan atas proses panjang yang memerlukan kolaborasi antar banyak elemen, mulai dari teknisi, insinyur, tenaga kontruksi, hingga komponen manajemen.
Proyek RDMP Balikpapan sendiri merupakan bagian dari pengembangan sistem kilang nasional yang secara bertahap dikerjakan dalam beberapa fase teknis sejak beberapa tahun terakhir.
Selain menekankan pentingnya swasembada energi, Presiden juga menyampaikan pesan mengenai tata kelola energi nasional.
“Saya kembali menegaskan kepada seluruh jajaran pentingnya menjaga pengelolaan sumber daya energi secara amanah, bersih, dan transparan, sebagai bagian dari komitmen untuk meneguhkan peran Indonesia sebagai bangsa yang mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tegasnya.
Pesan ini menjadi penanda bahwa transformasi energi tidak hanya soal kapasitas produksi, tetapi juga tata kelola yang berkelanjutan dan memenuhi standar lingkungan.
Di tengah tekanan global mengenai transisi energi, tema pengelolaan aman dan berkelanjutan menjadi salah satu indikator komitmen Indonesia untuk tak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga menjaga keberlangsungan dan dampak sosial-lingkungan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Prabowo Ingatkan Sejarah Kemerdekaan RI Berawal dari Petani, Swasembada Pangan Disebut Syarat Mutlak Negara Berdaulat
Panen Raya Nasional Jadi Penanda Jalan Menuju Swasembada Pangan, Apa Pesan Penting Prabowo Subianto untuk Masa Depan Pertanian Indonesia?
Produksi Beras Tembus 34,7 Juta Ton, Bamsoet Nilai Swasembada Beras 2025 Jadi Tonggak Baru Era Prabowo
Daerah Terdampak Banjir Bandang Berpeluang Dapat Diskon Listrik, Bahlil Siap Lapor Presiden Prabowo
Program MBG Diminta Presiden Prabowo Fokus Kualitas, Bukan Sekadar Angka