Penataan sistem multipartai sederhana dipandang selaras dengan sistem presidensial.
Dalam forum yang sama, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan arah sikap partai.
Ia mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan menyampaikan sikap politik resmi. Sikap itu merupakan hasil kajian internal Rakernas.
"Ketujuh, rapat Komisi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana yang merespons serius kerusakan ekologis, sesuai arahan utama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri," kata Hasto.
Rakernas I PDIP digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-53 partai. Kegiatan berlangsung pada 10–12 Januari 2025 di Jakarta.
Rakernas dihadiri pengurus partai dari pusat hingga daerah.
Di DPR, enam fraksi menyatakan dukungan terhadap pilkada lewat DPRD. Fraksi tersebut berasal dari Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, PAN, dan Demokrat.
Demokrat sebelumnya menolak, lalu bergabung dengan koalisi pendukung pemerintah.
PKS juga menyatakan dukungan dengan catatan tertentu. Partai itu mengusulkan pilkada lewat DPRD hanya berlaku tingkat kabupaten.
Dengan konfigurasi tersebut, PDIP menjadi satu-satunya fraksi DPR yang menolak usulan tersebut.
Di tengah dinamika politik itu, hasil survei LSI Denny JA menunjukkan sikap publik. Survei pada 6 Januari mencatat 66,1 persen responden menolak pilkada lewat DPRD. Data tersebut menambah konteks perdebatan mekanisme pilkada nasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Cucu Megawati Jadi Unggulan di PDIP Jawa Tengah, Putri Puan Maharani Terima 25 Dukungan PAC Kalahkan Nama-Nama Besar Partai
Resmi Dipecat PDIP karena Viral Sebut Hendak Rampok Uang Negara, Inilah Fakta-Fakta Tentang Wahyudin Moridu Anggota DPRD Gorontalo
Edo Kondologit Tinggalkan Kursi DPRD Papua Barat Daya dan Mundur dari PDIP Perjuangan, Ternyata Pilih Fokuskan Hidup Untuk Melakukan Ini...
PDIP Tolak Keras Soeharto Diusulkan Menjadi Pahlawan Nasional, Ini Alasannya
PDIP Respon Praperadilan Delpedro Marhaen yang Ditolak PN Jakarta Selatan: Kita Sudah Bergerak Melalui Bantuan Hukum