“Perbaikan infrastruktur pendukung, seperti jembatan dan embung di beberapa wilayah juga dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi,” katanya.
Selain proyek fisik, Otorita IKN menjalankan edukasi masyarakat. Kampanye pelestarian lingkungan terus dilakukan. Edukasi mencakup pengelolaan sampah dan kesadaran dampak aktivitas manusia.
Wilayah Kecamatan Sepaku yang masuk kawasan IKN kerap mengalami genangan. Kondisi ini telah berlangsung cukup lama. Beberapa faktor menjadi pemicu utama terjadinya banjir.
“Genangan atau banjir tersebut dipicu beberapa faktor, antara lain curah hujan tinggi, pasang air, serta pendangkalan atau sedimentasi sungai,” ujarnya.
Melalui langkah terpadu tersebut, pengendalian banjir di kawasan IKN diharapkan berjalan lebih terstruktur. Program disiapkan untuk jangka menengah dan panjang. Penanganan dilakukan secara berkelanjutan sesuai rencana induk.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sering Diisukan Mangkrak, Basuki Hadimuljono Bongkar Tahun Berapa Prabowo Perintahkan IKN Resmi Digunakan
Dukungan Investor Asing pada IKN Menguat, Anhui China Siap Perluas Investasi di Perumahan dan Infrastruktur
Berjanji Pembangunan Tak akan Jawa Sentris, Wakil Presiden Gibran Hadiri Ulang Tahun Panglima Jillah di Kalimantan, Singgung IKN
5 Fakta Kebakaran Hunian Pekerja di IKN, Kronologi, Penyebab hingga Pernyataan Otorita IKN: Saat Ini Aparat Sedang...
Basuki Laporkan Progres IKN, Tegaskan Pembangunan Difokuskan untuk Legislatif dan Yudikatif