Senin, 20 Juli 2026

Apa Arti Sebenarnya dari 'Mens Rea' yang Populer akibat Tayangan Pandji di Netflix?

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 11 Januari 2026 | 17:30 WIB
Definisi mens rea yang populer akibat Pandji. (Instagram/pandji.pragiwaksono)
Definisi mens rea yang populer akibat Pandji. (Instagram/pandji.pragiwaksono)

SketsaNusantara.id - Istilah Mens Rea mendadak ramai dibicarakan publik dalam beberapa waktu terakhir.

Perhatian itu muncul setelah komika Pandji Pragiwaksono menayangkan pertunjukan stand-up comedy terbarunya di Netflix. Judul yang digunakan bukan istilah populer sehari-hari.

Pandji mencatatkan sejarah sebagai komika lokal pertama yang menayangkan pertunjukan stand-up di Netflix.

Baca Juga: Laporan Pandji Dinilai Ancam Ekosistem Budaya, DPR Dorong Perlindungan Pekerja Seni dari Tekanan Hukum

Pertunjukan tersebut langsung menempati posisi nomor satu kategori TV Shows Netflix Indonesia. Capaian itu bertahan sejak pekan pertama Januari 2026.

Saat artikel ini ditulis, tayangan stand-up bertajuk Mens Rea masih berada di puncak daftar tontonan. Materi yang disuguhkan dikenal tajam dan berani. Pandji membahas budaya hukum Indonesia dengan gaya satir khas.

Popularitas pertunjukan itu membuat banyak orang penasaran dengan arti Mens Rea. Istilah tersebut berasal dari bahasa Latin dan digunakan dalam konteks hukum pidana. Selama ini, Mens Rea lebih akrab di ruang pengadilan dibanding ruang hiburan.

Baca Juga: Kasus Pandji Pragiwaksono Bergulir di Polda Metro Jaya, Polisi Buka Tahapan Penyelidikan dan Analisis Barang Bukti

Dikutip dari Cornell Law School, Mens Rea dijelaskan sebagai berikut: "Mens rea refers to the mental state that the prosecution must prove a defendant had when committing a crime."

Penjelasan itu menegaskan bahwa unsur batin memiliki peran penting dalam hukum pidana.

Secara harfiah, Mens Rea berarti pikiran bersalah. Istilah ini merujuk pada kondisi mental seseorang saat melakukan suatu perbuatan.

Dalam hukum pidana, unsur batin tersebut tidak bisa dilepaskan dari perbuatan fisik.

Pembuktian tindak pidana umumnya mensyaratkan dua unsur utama. Unsur pertama adalah actus reus atau perbuatan fisik.

Unsur kedua adalah mens rea atau niat yang menyertai perbuatan tersebut.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X