SketsaNusantara.id - Felix Siauw turut menyoroti polemik terkait pelaporan Pandji Pragiwaksono ke polisi imbas materi stand up comedy dalam pertunjukan "Mens Rea".
Belakangan ini, Pandji mendadak ramai jadi sorotan publik usai dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Muda NU dan Muhammadiyah.
Pelaporan tersebut berkaitan dengan salah satu materi stand up comedy tentang ormas keagamaan kelola tambang. Isu ini sempat memicu perdebatan sejak tahun 2024 lalu dan kembali diangkat Pandji Pragiwaksono dalam materi Mens Rea.
Dalam pertunjukannya, Pandji menyebut bahwa izin pengelolaan tambang bagi ormas keagamaan tidak lepas dari praktik "politik balas budi".
Pernyataan tersebut kemudian menuai reaksi keras hingga berujung pada pelaporan ke Polda Metro Jaya. Pandji dituding menyebarkan fitnah dan mencederai ormas keagamaan, dan pernyataannya berpotensi menimbulkan kegaduhan serta memecah belah persatuan bangsa.
Perkara tersebut membuat Ustadz Felix turut angkat bicara. Melalui akun Instagram pribadinya, pendakwah keturunan Tionghoa itu menyampaikan pandangannya dengan gaya satir yang langsung menyedot perhatian warganet.
Dalam video unggahannya, Ustadz Felix menyampaikan pernyataan dengan nada bercanda namun sarat kritik. Ia berkelakar seolah mewakili sebuah kelompok fiktif bernama "Aliansi Sipit Umat".
Tak hanya itu, Ustadz Felix juga mengungkapkan kekecewaan terhadap Pandji yang dianggap mengambil pekerjaannya sebagai pendakwah.
"Saya mewakili daripada Aliansi Sipit Umat, atau disingkat ASU ingin menyampaikan pernyataan kekecewaan terhadap Pandji karena dia sudah mengambil alih pekerjaan saya sebagai pendakwah," ujar Felix sambil tertawa dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @felix.siauw pada hari Jumat, 9 Januari 2026.
Lebih lanjut, Felix menilai isu yang disinggung Pandji di panggung "Mens Rea", khususnya soal organisasi keagamaan yang mengelola tambang, sejatinya merupakan bahan refleksi internal umat dan para pendakwah.
Menurutnya, jika terdapat persoalan ketika organisasi agama terlibat dalam urusan ekonomi besar seperti pertambangan, seharusnya hal tersebut menjadi bahan introspeksi bersama.
"Tahu nggak teman-teman, harusnya siapa yang ngomong kalau ada masalah seandainya organisasi agama itu ngurus tambang? Itu harusnya ngomong para pendakwah, dan harusnya organisasi-organisasinya introspeksi," ujarnya.
Artikel Terkait
Ferry Irwandi Sebut Tayangan Mens Rea Sangat Layak Ditonton, Ternyata Ini Alasannya...
Sindiran Pandji ke Gibran di Netflix Jadi Perbincangan, Mahfud MD Pastikan Tak Masuk Jerat KUHP
Hilang Lalu Muncul Kembali, Podcast Ahok dan Denny Sumargo Bahas Pilkada, Mahkamah Konstitusi, hingga Stand Up Pandji
Kritik Itu Biasa! Respon Tak Terduga Gibran Usai Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Gegara Stand Up Comedy 'Mens Rea', Unggahan Wapres Disorot
Panik! Pandji Pragiwaksono Minta Maaf Gegara Keliru Kaitkan Zarof Ricar dengan Kejaksaan Agung di Panggung 'Mens Rea', Begini Klarifikasinya