Setelah melakukan negoisasi kembali, disepakati fee yang akan diberikan menjadi Rp4 miliar yang dicairkan PT WB dengan skema kontrak fiktif.
Pada Desember 2025, uang Rp4 miliar dalam bentuk pecahan dolar Singapura tersebut diberikan kepada AGS dan ASB, tim penilai KPP Madya Jakut.
Barulah pada Januari 2026, fee tersebut didistribusika oleh AGS dan ASB kepada sejumlah pegawai di lingkungan Dirjen Pajak dan pihak lainnya.
2. KPK Tangkap 8 Orang dalam OTT
Dalam Operasi Tangkap Tangan tersebut, KPK berhasil mengamankan 8 orang yang terdiri dari 4 oknum pegawai pajak dan 4 orang dari pihak swasta.
Dari 8 orang tersebut, 5 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerimaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara.
3 Tersangka yang merupakan oknum pegawai pajak merupakan penerima suap atau gratifikasi, yakni DWB, AGS dan ASB.
Sementara itu, 2 orang lainnya selaku pemberi suap atau gratifikasi yakni ABD, konsultan pajak serta EY, staf PT WP.
3. KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp6,38 Miliar
Dalam operasi tersebut, KPK juga berhasil menyita sejumlah barang bukti dengan nilai Rp6,38 miliar.
Barang bukti yang disita berupa uang rupiah sejumlah Rp793 juta dan pecahan dolar Singapura sebanyak 165 ribu atau senilai Rp2,16 miliar.
KPK juga menyita barang bukti berupa logam mulia seberat 1,3 kilogram yang ditaksir nilainya mencapai Rp3,42 miliar.
4. KPK Gunakan KUHAP Lama dan KUHAP Baru
Dalam menjerat para tersangka, KPK mengaku menggunakan pasal dalam KUHAP baru dan juga KUHAP lama.
Artikel Terkait
Salim A Fillah Bagikan Momen Haru di Aceh, Durian Terakhir Warga Jadi Simbol Ketulusan
Siapa Darma Mangkuluhur? Acara Siramannya Dihadiri Titiek Soeharto dan Disebut akan Jadi Pernikahan Adat Jawa Termegah di 2026
Kasus Dugaan Pungli Relawan Aceh di Terminal Karya Jaya, BPTD Sumsel Ungkap Fakta Versi Petugas
Tak Disangka! Khairunnisa Nisya yang Nyamar Jadi Pramugari Batik Air Ternyata Korban Penipuan Lowongan Kerja hingga Rugi Rp30 Juta
45 Hari Pasca Banjir Bandang, Aceh Tamiang Masih Terpuruk, Warga Kesulitan Bersihkan Sisa Lumpur dan Puing-puing
2 Remaja Jadi Korban Pengeroyokan di Warung Madura, Mangli Jember, Netizen Singgung Acara Konvoi Harlah Pagar Nusa