Tak sedikit pula warganet yang menyoroti gaji hingga tunjangan direksi yang bernilai fantastis. Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan jumlah gaji pokok, tantiem (bonus tahunan), dan tunjangan lain yang totalnya mencapai ratusan miliar rupiah.
"Gue beli token listrik cash, tapi PLN masih merugi, mungkin gaji direksi PLN aja tuh kegedean," tulis akun Instagram @presiden_netizen_official.
"Gaji 10 direksi Rp45,241 miliar. Tantiem (bonus) 10 direksi dan 2 direksi lama Rp229,377 miliar," ungkapnya.
Selain isu utang yang makin besar, warganet juga menyoroti kompensasi dan tunjangan yang diterima oleh jajaran direksi dan komisaris PLN.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN, Istana Minta Danantara Cari Jalan Keluar
PLN juga memberikan tunjangan direksi yang tidak menempati rumah dinas hingga THR (tunjangan hari raya) dan iuran BPJS serta pembayaran pajak penghasilan yang kian menambah beban pengeluaran perusahaan.
"Tunjangan perumahan untuk 7 direksi yang tidak menempati rumah dinas Rp 2,128 miliar. THR untuk 10 direksi Rp4,057 miliar. Tanggungan PPh (Pasal 21) Rp 152,6 miliar dan tanggungan BPJS Rp2,459 miliar," pungkasnya.
Secara umum direksi dan komisaris di BUMN memang menerima gaji, tunjangan, serta tantiem, yang besarannya tergantung pada kinerja perusahaan dan aturan internal mengikuti peraturan Menteri BUMN.
Di tengah ramainya kritik, gaji direksi bukan hanya penyebab utama utang PLN membengkak. Saat laba turun, mengapa tetap diberikan bonus? Hal inilah yang disebut CBA sebagai "manajemen buruk" yang membuat PLN terus merugi.
CBA mengkritik perusahaan kesulitasn melakukan efisiensi internal hingga utang terus menggunung.
Tak hanya itu, publik juga menyoroti sikap PLN yang dinilai sangat tegas pada pelanggan rakyat kecil namun lemah di manajemen.
Beberapa akun netizen juga menyindir bahwa gaji serta bonus direksi masih tetap berjalan meski kondisi utang dan tekanan biaya meningkat.
Banyak komentar mencerminkan keprihatinan publik atas ketimpangan antara kondisi finansial perusahaan hingga menyoroti kesejahteraan karyawan.
"Miris, gila-gilaan gaji direksi PLN gede banget! pantes rugi melulu. Aneh banget padahal mereka gak ada saingan, keuangan minus terus buat bayar tunjangan pejabat doang, masih dikasi bonus padahal gak untung," sindir salah satu warganet.
Artikel Terkait
Jalin Kolaborasi dengan PT PLN, Bupati Jember Gus Fawait Bikin Jalanan Menuju Pantai Bandealit Terang Benderang
Ade Armando Resmi Ditunjuk Sebagai Komisaris PT PLN Nusantara Power: Buah Konsisten Jadi Si Panjang Lidah
Profil Taufik Hidayat, Wamenpora yang Ditunjuk Jadi Komisaris PT PLN EPI, Karier Moncer Usai Gantung Raket
Rangkap Jabatan, Segini Gaji Taufik Hidayat Sebagai Wamenpora dan Komisaris PLN EPI, Lebih Banyak dari Bonus Juara Olimpiade?
Fantastis! Segini Jumlah Kekayaan Wamenpora Taufik Hidayat yang Ditunjuk Jadi Komisaris PLN EPI, Hartanya Naik Signifikan dalam Kurun Waktu 4 Bulan?
Pasokan BBM dan Listrik Terganggu akibat Banjir–Longsor Sumatera, PLN hingga Pertamina Ungkap Upaya Pemulihan dalam Rapat di Kemendagri