Ia pun menyayangkan tindakan pembongkaran paksa yang dilakukan oknum ormas berpakaian Madas itu.
“Ini bongkar kan butuh waktu, kan nggak boleh. Kita nggak lihat salah benarnya, tapi tindakan ini adalah tindakan tidak manusiawi, tindakan yang brutal,” imbuhnya.
Cak Ji menambahkan, selain oknum ormas pelaku pengusiran, RT hingga RW setempat juga mendapatkan kecaman lantaran terlihat tidak membela Elina.
“Ormasnya itu, ini dikecam seluruh orang Indonesia, termasuk RT, RW, tidak ada kemauan untuk membela nenek ini,” ungkap pria asal Surabaya tersebut.
Armuji juga menegur Ketua RT dan Ketua RW yang dinilai tak bertindak saat terjadi pembongkaran.
“Namanya RT, Rukun Tetangga, namanya RW, Rukun Warga, terus kalau itu cuma cekcok mulut, itu nggak masalah. Tapi sampai ada pembongkaran seperti ini, inikan tidak manusiawi, kok diam saja,” tegur Cak Ji.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Viral, Warga Ribut dengan SMP Kristen Petra 2 Surabaya hingga Walwakot Armuji Turun Tangan Jadi Mediator, Terkendala Masalah Iuran Keamanan?
5 Fakta Duduk Perkara Keributan Warga vs SMP Kristen Petra Surabaya Terkait Iuran Keamanan: Kronologi hingga Mediasi dengan Armuji
Perbedaan Makna Merah Putih dan Bendera Negara Barat, Alasan Mengapa Konten Dewasa Bonnie Blue Gunakan Bendera Bisa Melukai Hati Bangsa Indonesia
Doktif Akhirnya Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Atas Laporan Richard Lee
Kompak! Deretan Ayah-Anak yang Ditangkap KPK Gara-gara Korupsi, Terbaru, Bupati Bekasi Ade Kuswara-HM Kunang
Sopir Bus PO Cahaya Trans Jadi Tersangka Kecelakaan di Tol Krapyak, Kapolresabes Semarang Ungkap Sejumlah Bukti