SketsaNusantara.id - Insiden pengusiran paksa yang dialami lansia di Surabaya bernama Elina Widjajanti (80) menarik perhatian publik.
Selain diusir dari rumahnya sendiri, Elina juga mendapatkan tindak kekerasan dari sekelompok oknum ormas yang mengusirnya.
Tak hanya itu, rumah yang sudah didiami Elina sejak 2011 ini juga dihancurkan hingga rata dengan tanah.
Baca Juga: Rombongan Wisata Lansia Surabaya Alami Pemalakan saat Keluar Bangsring Underwater
Video yang merekam insiden tersebut pun viral hingga memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
Politisi PDI Perjuangan itu segera mendatangi lokasi kejadian di Dukuh Kuwukan, Lontar, Sambikerep, Surabaya.
Dalam tayangan video yang diunggah di kanal YouTubenya pada 24 Desember 2025, Armuji mendatangi lokasi kejadian untuk bertemu Nenek Elina.
Baca Juga: Menggetarkan! Pria Surabaya Donor Darah 50 Kali, PMI Beri Penghargaan Istimewa
Pada kesempatan tersebut, Armuji sempat berdialog dengan pihak Elina serta RT dan RW setempat.
Armuji yang mengecam tindakan tersebut terlihat menahan emosi saat mendengarkan penjelasan dari pihak Elina.
Menurutnya, tindakan pengusiran serta penghancuran rumah tersebut tidak manusiawi.
Baca Juga: Bentuk Kader Militan, Ormas Perempuan di Nganjuk Gelar Latihan Kader Dasar
“Dikecam itu, seluruh warga, seluruh rakyat Indonesia. Ini tindakan brutal, tindakan tidak manusiawi,” ujar pria yang akrab disapa Cak Ji ini.
Artikel Terkait
Viral, Warga Ribut dengan SMP Kristen Petra 2 Surabaya hingga Walwakot Armuji Turun Tangan Jadi Mediator, Terkendala Masalah Iuran Keamanan?
5 Fakta Duduk Perkara Keributan Warga vs SMP Kristen Petra Surabaya Terkait Iuran Keamanan: Kronologi hingga Mediasi dengan Armuji
Perbedaan Makna Merah Putih dan Bendera Negara Barat, Alasan Mengapa Konten Dewasa Bonnie Blue Gunakan Bendera Bisa Melukai Hati Bangsa Indonesia
Doktif Akhirnya Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Atas Laporan Richard Lee
Kompak! Deretan Ayah-Anak yang Ditangkap KPK Gara-gara Korupsi, Terbaru, Bupati Bekasi Ade Kuswara-HM Kunang
Sopir Bus PO Cahaya Trans Jadi Tersangka Kecelakaan di Tol Krapyak, Kapolresabes Semarang Ungkap Sejumlah Bukti