Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat.
Selain tanggap darurat, BRI juga turut fokus dan berperan aktif dalam mendukung proses pemulihan pascabencana.
Salah satunya lewat pengiriman ratusan Relawan Tanggap Bencana BUMN yang bertugas membantu kelancaran penyaluran bantuan.
Selain itu, Relawan Tanggap Bencana BUMN juga bertugas mendukung operasional di lapanga hingga terlibat langsung dalam proses pemulihan di wilayah terdampak bencana.
Baca Juga: Dividen Interim BRI 2025 Resmi Diumumkan, Investor Perhatikan Jadwal Cum Date Saham BBRI
Tak hanya itu, BRI juga berkomitmen untuk membantu pemilihan bencana Sumatra jangka menengah dan panjang.
BRI akan terus berkontribusi dalam membantu masyarakat bangkit dan bisa kembali menjalankan aktivitas sosial dan ekonominya.
Melalui program BRI Peduli, BRI berkomitmen untuk melakukan renovasi fasilitas pendidikan, kesehatan serta layanan publik, termasuk perbaikan sistem air bersih dan sanitasi, khususnya di provinsi Aceh.
Tidak hanya itu, BRI juga akan melakukan pembenahan ruang kelas sekolah, fasilitas kesehatan tingkat pertama, hingga rehabilitasi drainase dan akses jalan lingkungan. Program ini direncanakan menyasar sejumlah wilayah di Pulau Sumatera yang terdampak bencana.
Pada fase tanggap darurat sebelumnya, BRI telah lebih dulu menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, mulai dari pendirian posko bencana, distribusi survival kit, sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai, kasur dan selimut, hingga penyediaan perahu karet, perlengkapan bayi, air mineral, serta kebutuhan mendesak lainnya.
Hingga 18 Desember 2025, BRI Group tercatat telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat di berbagai daerah terdampak bencana.
Seluruh kegiatan tersebut didukung oleh lima unit posko darurat yang berfungsi sebagai pusat koordinasi, distribusi bantuan, dan layanan kemanusiaan agar penyaluran bantuan berlangsung cepat dan tepat sasaran.
Adapun bantuan yang diberikan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, antara lain 3.250 paket makanan siap santap, 63.500 paket sembako, 700 paket survival kit, serta 1.680 unit kasur dan selimut.
BRI Group juga mendistribusikan 23 truk air bersih, 3.800 paket obat-obatan, dan 5.800 unit peralatan kebersihan guna mendukung aspek kesehatan dan sanitasi di wilayah terdampak.
Artikel Terkait
Gas LPG Langka di Aceh Tengah, Warga Takengon Terpaksa Pakai Kayu Hanyut Sebagai Pengganti, Netizen: Kembali ke Bahan Kayu Bakar
Yenny Wahid Ungkap Adanya Tekanan Menteri Terkait Izin Tambang Ormas di Haul Gus Dur ke-16: Saya Mendukung Seruan KH Said Aqil Siroj
Heboh, Masyarakat Aceh Barat Temukan Pasir Bercampur Emas di Halaman Rumah Seorang Warga, Netizen: Jangan Diviralkan!
Ferry Irwandi Ungkap Solar Panel Berfungsi Optimal di Lokasi Bencana, Jadi Penopang Utama Aktivitas Relawan
Heboh! Pria di Aceh Tamiang Temukan Genangan Air Diduga Bercampur Solar, Warga: Sekitar 20 Persen
Akses Masih Terputus, Korban Banjir di Tapanuli Tengah Terpaksa Jalan Kaki 9 Jam Demi Bantuan Sembako: Doakan Semoga...