Pendampingan dari Japanese Red Cross Society menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
Palang Merah Jepang dikenal memiliki pengalaman panjang dalam mitigasi bencana. Keterlibatan mereka dimanfaatkan untuk berbagi metode dan pendekatan yang telah diterapkan secara internasional.
Dalam forum penyusunan, peserta membahas sejumlah aspek krusial yang berkaitan langsung dengan keselamatan warga.
Pemetaan jalur evakuasi aman menjadi salah satu fokus utama, terutama di kawasan permukiman padat penduduk. Jalur tersebut disesuaikan dengan kondisi geografis dan akses yang tersedia.
Selain itu, sistem peringatan dini juga menjadi perhatian dalam dokumen SOP. Penggunaan alat komunikasi tradisional dan modern dipadukan agar informasi darurat dapat menjangkau seluruh warga.
Pembagian tugas relawan turut dirumuskan secara rinci untuk memastikan respons cepat saat bencana.
Melalui penyusunan SOP dan Rencana Aksi Pengurangan Risiko Bencana ini, Desa Puger Wetan diharapkan memiliki kesiapan yang lebih terstruktur. Dokumen tersebut menjadi dasar penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana secara mandiri dan terorganisir.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Aksi Kemanusiaan KSR PMI ITS Mandala, Serahkan Bantuan Donasi ke PMI Jember untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh
PMR SMPN 6 Jember Gelar Diklatsar di Markas PMI Jember, Dorong Pelajar Aktif Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Lewat Poster
Lewat Diklatsar PMR SMPN 4 Tanggul di PMI Jember, Pelajar Disiapkan Jadi Kader Kemanusiaan
Dukung Aksi Kemanusiaan di Jember, Bank Jatim Salurkan Bantuan Tunai kepada PMI Kabupaten Jember
Relawan PMI Jember Ambil Peran dalam Respon Banjir Aceh, 5.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Terdampak