Bapak Asal Aceh Tamiang ini hanya berharap mendapat bantuan untuk melanjutkan hidupnya.
"Kami mohon untuk para relawan bantu lah kami" tandasnya.
Hal serupa juga diungkap Andjani Azzahra, perempuan asal Aceh sekaligus relawan bencana.
Andjani mengungkap bahwa masih banyak daerah di Aceh yang belum tersentuh bantuan.
Di beberapa titik, bantuan hanya dapat dikirim melalui jalur darat dengan berjalan kaki karena akses kendaraan sama sekali terputus.
"Lokasinya sangat terjal dan licin," jelas Andjani.
Di sisi lain, Andjani melihat fenomena lain yang menyebabkan pendistribusian bantuan tidak merata.
Menurutnya, banyak komunitas yang hanya fokus menyalurkan bantuan ke lokasi-lokasi yang sudah viral di media sosial, sementara daerah lain yang kondisinya tak kalah parah justru terabaikan.
"Beberapa kali kami mencoba mengarahkan ke lokasi lain yang lebih membutuhkan, tapi mereka tetap memilih untuk menyalurkan ke tempat yang sudah viral," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Warga Aceh Ungkap Harimau Sempat Turun dari Hutan Sebelum Banjir Datang, Ini Penjelasan Ahli soal Satwa Liar yang Punya Insting Akan Terjadi Bencana
Kembali Turun ke Daerah Terisolir Meski Sempat Alami Gangguan Kesehatan, Ferry Irwandi Tegaskan Komitmen Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Aceh
Tanamkan Empati Sejak Dini, SDN Lembengan 01 Ledokombo Jember Serahkan Donasi untuk Penyintas Banjir Aceh dan Sumatra
Relawan PMI Jember Ambil Peran dalam Respon Banjir Aceh, 5.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Terdampak
Cerita Mengharukan dari Posko Pengungsian Aceh, Pengungsi Banjir Berbagi Makanan kepada Relawan yang Datang Membantu