SketsaNusantara.id - Penyaluran bantuan kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh hingga kini masih belum merata.
Masih banyak wilayah di Aceh yang mengalami kerusakan parah, namun belum menerima bantuan sama sekali.
Terputusnya akses jalan serta keterbatasan komunikasi menjadi salah satu penyebab bantuan belum dapat menjangkau seluruh korban bencana.
Kondisi tersebut dirasakan warga Desa Juar, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Seorang warga setempat yang tak diketahui namanya mengaku hingga saat ini belum menerima bantuan dari pihak mana pun.
Ia hanya bisa pasrah menerima kenyataan bahwa seluruh harta yang dimilikinya habis tersapu banjir.
"Mau bilang apa? Tuhan berkata begini dan kami terima,"
"Harta, kebun saya habis semuanya dan tidak ada lagi kedepannya," katanya, dilansir dari akun Instagram @lambegosiip.
Bapak tersebut sudah tak tau lagi bagaimana untuk meneruskan hidupnya.
Ia mengaku menyerah untuk membiayai kebutuhan sekolah anaknya. Tak ada harta yang tersisa sedikitpun.
"Untuk membiayai anak sekolah saya sudah tidak sanggup lagi,"
Artikel Terkait
Warga Aceh Ungkap Harimau Sempat Turun dari Hutan Sebelum Banjir Datang, Ini Penjelasan Ahli soal Satwa Liar yang Punya Insting Akan Terjadi Bencana
Kembali Turun ke Daerah Terisolir Meski Sempat Alami Gangguan Kesehatan, Ferry Irwandi Tegaskan Komitmen Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Aceh
Tanamkan Empati Sejak Dini, SDN Lembengan 01 Ledokombo Jember Serahkan Donasi untuk Penyintas Banjir Aceh dan Sumatra
Relawan PMI Jember Ambil Peran dalam Respon Banjir Aceh, 5.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Terdampak
Cerita Mengharukan dari Posko Pengungsian Aceh, Pengungsi Banjir Berbagi Makanan kepada Relawan yang Datang Membantu