Presenter iNews TV itu juga menegaskan bahwa video yang disebut menargetkan eks Menkes Siti Fadilah Supari itu tidaklah benar.
"iNews Media Group dengan tegas menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial mengenai ledakan bom di tol Jakarta-Cikampek yang menargetkan mantan menteri kesehatan dokter Siti Fadilah Supari tidak benar atau hoax," tegasnya.
Video yang beredar tersebut adalah manipulasi alias rekayasa kecerdasan buatan artificial intelligence (AI).
"Video tersebut adalah manipulasi yang mencatut presenter serta identitas dan logo Seputar iNews RCTI untuk menyebarkan informasi palsu," ucapnya lagi.
David menyebut bahwa pihak iNews tidak pernah memproduksi atau menayangkan mengenai insiden bom yang disebut-sebut menargetkan dokter Siti Fadilah Supari.
Berita yang beredar tersebut baik dari segi video ataupun narasi dipastikan palsu dan tidak benar.
Pihak iNews TV mengatakan akan mengambil tindakan hukum terhadap penyebar dan pembuat video hoax tersebut.
"Kami akan mengambil hukum terhadap pihak-pihak yang memanipulasi dan menyebarkan konten palsu ini," tegasnya.
Itulah informasi perihal video viral yang menyebutkan eks Menkes Siti Fadilah Supari Nyaris tewas akibat ledakan bom di Tol Jakarta-Cikampek.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!