SketsaNusantara.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik setelah potongan pidatonya mengenai kondisi lingkungan Indonesia viral di media sosial.
Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Instagram edukasi @kamusmahasiswa dan dengan cepat menyebar luas, memicu diskusi serius tentang sejarah, pembangunan, dan krisis lingkungan yang dihadapi Indonesia saat ini.
Dilansir SketsaNusantara.id dari caption unggahan tersebut, dituliskan bahwa pidato Dedi Mulyadi disampaikan dalam sebuah acara publik beberapa waktu lalu dan mendapat respons luas dari berbagai kalangan.
Pernyataan yang disampaikan Dedi dinilai menyentuh isu sensitif karena membandingkan kondisi alam Indonesia pada masa penjajahan Belanda dengan situasi setelah Indonesia merdeka.
“350 tahun Belanda menjajah Indonesia, gunung masih ada, sungai jernih, hutan utuh. Namun setelah merdeka kita justru melihat gunung gundul dan hutan banyak rusak,” ucap Dedi Mulyadi yang dikutip dari unggahan akun @kamusmahasiswa.
Kalimat tersebut ditampilkan secara tegas dalam visual unggahan @kamusmahasiswa, sekaligus menjadi pemicu utama perdebatan publik.
Dalam caption-nya, akun tersebut menjelaskan bahwa pernyataan itu bukan sekadar kritik sejarah, melainkan refleksi terhadap arah pembangunan nasional dan cara bangsa Indonesia mengelola sumber daya alamnya sendiri.
Dedi Mulyadi dalam pidatonya mengajak masyarakat untuk merenungkan hubungan panjang bangsa Indonesia dengan alam.
Ia menekankan bahwa kerusakan lingkungan tidak bisa terus-menerus disalahkan pada masa penjajahan, melainkan perlu dilihat sebagai tanggung jawab generasi masa kini.
Menurut penjelasan dalam caption, Dedi menilai bahwa setelah Indonesia merdeka, justru terjadi perubahan signifikan terhadap kondisi lingkungan.
Hutan-hutan menyusut, gunung mengalami kerusakan, dan sungai kehilangan kejernihannya akibat eksploitasi yang tidak terkendali.
Artikel Terkait
Dukung Pembangunan Infrastruktur Nasional, BRI Kucurkan Rp2,2 Triliun untuk Proyek Flyover Sitinjau Lauik di Sumatra Barat
Mahfud MD Tegaskan Peraturan Polri No. 10 tahun 2025 Bertentangan Dengan Dua Undang-undang ini: Saya Bicara Sebagai Dosen Hukum Tata Negara!
Sopir Mobil MBG Penabrak Siswa dan Guru SDN 1 Kali Baru Resmi Jadi Tersangka, Terungkap Fakta-Fakta Kelalaian Fatal
Kembali Kunjungi Korban Banjir di Sumatra, Zulkifli Hasan: Negara Tidak Akan Membiarkan Warganya Berjalan Sendiri
Istri Dito Ariotedjo Eks Menpora Siapa? Profil Niena Kirana Riskyana, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Profil Niena Kirana Riskyana Istri Eks Menpora Dito Ariotedjo, Anak Petinggi Partai Golkar dan Pengusaha Lintas Negara
10 Orang Terkaya di Indonesia 2025 Versi Forbes, Bos Djarum Masih Jadi yang Paling Tajir hingga Kemunculan Wajah Baru, Siapa?