SketsaNusantara.id - Isu kerusakan lingkungan masih santer jadi sorotan tajam publik. Pasca bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara (Sumut) hingga Sumatera Barat (Sumbar), banyak pesohor tanah air ikut menyuarakan kepedulian terhadap perusakan hutan yang terjadi secara masif di Indonesia.
Salah satu artis yang ikut menyoroti isu kerusakan alam adalah Irfan Hakim. Presenter sekaligus pecinta hewan itu bahkan memiliki Aviary deHakims, kawasan buatan yang dirancang menyerupai habitat alami burung lengkap dengan pepohonan besar dan berbagai jenis tumbuhan.
Namun, terdapat cerita memilukan saat Irfan membangun Aviary miliknya. Ia mengaku pernah mengambil pepohonan dari hutan yang ternyata kini sudah hilang.
"Jadi ketika proses Aviari dibuat, gue tuh sampai keluar masuk hutan untuk menentukan pohon apa saja yang akan ditempatkan di sini, salah satunya gue ke Bangka Belitung," ujar Irfan dikutip SketsaNusantara.id dari vlog bersama Melanie Subono yang diunggah di kanal YouTube dehakims Channel pada hari Selasa, 9 Desember 2025.
Kala itu, Irfan jatuh cinta pada pohon nasi-nasi, yang dianggap sangat cocok untuk habitat Aviary. Pohon tersebut dipindahkan ke dalam aviary yang dibuat Irfan Hakim karena memiliki ranting yang pas untuk tempat bertengger burung.
Ayah 4 anak itu mengaku sakit hati karena satu bulan kemudian ia mengetahui hutan habitat asli pohon tersebut ternyata sudah berubah jadi perkebunan sawit.
"Pas gue masuk ke hutan, kayak jatuh cinta gitu sama pohon ini, terus gue izin dan boleh diangkut buat aviary. Eh, sebulan kemudian gue ke sana, hutannya hilang, udah jadi sawit semua," ungkapnya.
Meski sedih dan marah, Irfan bersyukur karena pohon tersebut berhasil diselamatkan.
Ia menyayangkan lahan hutan yang seketika dialihfungsikan jadi perkebunan sawit, padahal pohon yang ada di dalamnya menjadi tempat tinggal bagi satwa liar sekaligus menjaga kelangsungan hidup manusia di masa depan.
"Jadi dia itu kayak kayak minta tolong. Ngerti enggak sih? Kayak pohon ini mau bilang, 'bawa gue dong, please selametin gue' gitu loh, kalo burung bisa terbang atau harimau bisa lari, tapi dia kan nggak bisa menyelamatkan diri," ucapnya.
"Pas saat itu gue ke sana lagi dan udah tahu jadi perkebunan sawit gue mangkel lah ya, pedih dan marah banget. Makanya pas pas balik kesini gue bilang ke pohon ini, 'alhamdulillah, nak kamu selamat' gitu," ujarnya.
Artikel Terkait
Masih Bugar! Irfan Hakim Jajal Lari Maraton di Usia 50 Tahun, Netizen: 5K Unlocked...
Apa Itu Film Years of Living Dangerously? Film yang Dikaitkan dengan Zulkifli Hasan Serta Bancana Alam di Sumatra dan Padang Saat Ini
WALHI Beberkan Kerusakan Hutan 2016–2024 di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Ratusan Izin Tambang hingga Proyek Energi Terkait Deforestasi
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Izin Pelepasan Hutan di 3 Kawasan Terdampak Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar
Setara 260 Kali Jarak Bumi ke Bulan! Jerome Polin Soroti Luas 10 Juta Hektar Hutan Indonesia Akibat Deforestasi: Kita Semua yang Nanggung Resikonya
Tuai Protes! Gajah Sumatra Dikerahkan untuk Bantu Bersihkan Kayu Gelondongan Pasca Banjir Menerjang Aceh, Teuku Zacky: di Mana Hati Nurani Kalian?