Suami Della Sabrina itu juga mengungkapkan bahwa banyak pohon di aviary miliknya merupakan pohon yang ia selamatkan dari kawasan yang hendak ditebang karena pelebaran jalan atau pembukaan lahan.
"Pohon-pohon di sini tuh ada yang diselametin di daerah yang mau dibikin pelebaran jalan, ada yang dari Banten, ada dari Ujung Kulon. Ada juga yang minta tolong bawa pohon Kurma karena katanya mau ditebang, ya udah gue ambil, tanam, hidup di aviary sini," katanya.
"Pohon-pohon segede ini semua dari luar. Alhamdulillah masih bisa diselametin. Kalau enggak, mereka udah rata sama tanah," ucapnya.
Irfan Hakim mengaku tak mudah merawat Aviary yang dibuatnya. Aviary yang berada di Bekasi, Jawa Barat itu dibuat sebagai kecintaannya terhadap hewan yang sekaligus turut melestarikan alam.
Baca Juga: Keseruan Jaja Miharja Main ke Rumah Irfan Hakim, Bercengkrama dengan Kawanan Burung di Aviary Megah
Di dalamnya terdapat berbagai macam pepohonan mirip hutan mini yang diatur sedemikian rupa untuk kenyamanan satwa di dalamnya.
Bahkan ada juga air terjun dan danau berair jernih yang perawatannya menggunakan listrik yang dihidupkan non stop selama 24 jam.
Apa yang dibuatnya itu tidak lebih baik dari alam pemberian Tuhan yang seharusnya bisa dinikmati manusia secara gratis.
"Perawatan Aviary ini enggak murah dan enggak mudah. Sementara di alam itu kita dikasih gratis sama Tuhan tinggal nikmatin, tinggal jaga aja. Kok bisa ya, mereka seenak-enaknya banget ambil dan ngerusak alamnya," keluhnya.
Melalui vlog tersebut, Irfan Hakim menyoroti betapa besar dampak dari perusakan hutan, terlebih setelah melihat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera.
Menurutnya, para pelaku perusakan hutan menanggung dosa besar karena tak hanya merugikan manusia tetapi juga telah merenggut tempat tinggal yang mengancam kehidupan satwa lain.
"Gue selalu ngomong: ada dosa, ada pahala. Kamu nanam pohon dan pohon itu menciptakan oksigen sehingga jadi itu pahala jariah buat lu sampai mati sepanjang oksigen yang dihasilkan oleh pohon itu dihirup sama orang, lu dapat pahala," ucapnya.
"Tapi kalo lu tebang pohon, lu mengurangi jatah oksigen orang, lu dosa seumur hidup. Apalagi yang kena juga bukan manusia tapi juga hewan lainnya, mereka juga punya hak hidup, jangan sampe lu semena-mena buat diri sendiri," tandasnya.
Artikel Terkait
Masih Bugar! Irfan Hakim Jajal Lari Maraton di Usia 50 Tahun, Netizen: 5K Unlocked...
Apa Itu Film Years of Living Dangerously? Film yang Dikaitkan dengan Zulkifli Hasan Serta Bancana Alam di Sumatra dan Padang Saat Ini
WALHI Beberkan Kerusakan Hutan 2016–2024 di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Ratusan Izin Tambang hingga Proyek Energi Terkait Deforestasi
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Izin Pelepasan Hutan di 3 Kawasan Terdampak Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar
Setara 260 Kali Jarak Bumi ke Bulan! Jerome Polin Soroti Luas 10 Juta Hektar Hutan Indonesia Akibat Deforestasi: Kita Semua yang Nanggung Resikonya
Tuai Protes! Gajah Sumatra Dikerahkan untuk Bantu Bersihkan Kayu Gelondongan Pasca Banjir Menerjang Aceh, Teuku Zacky: di Mana Hati Nurani Kalian?