Minggu, 19 Juli 2026

Pilu, Irfan Hakim Ceritakan Pohon di Aviary Miliknya Diambil dari Hutan yang Sudah Hilang, Singgung 'Dosa Besar' yang Bikin Alam Murka

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 11 Desember 2025 | 07:30 WIB
Irfan Hakin tunjukkan pohon nasi-nasi dalam aviary miliknya yang diselamatkan dari hutan sebelum berubah jadi perkebunan sawit (YouTube deHakims Channel)
Irfan Hakin tunjukkan pohon nasi-nasi dalam aviary miliknya yang diselamatkan dari hutan sebelum berubah jadi perkebunan sawit (YouTube deHakims Channel)

Suami Della Sabrina itu juga mengungkapkan bahwa banyak pohon di aviary miliknya merupakan pohon yang ia selamatkan dari kawasan yang hendak ditebang karena pelebaran jalan atau pembukaan lahan.

Baca Juga: Cantik! Bunga Rafflesia Arnoldii Muncul di Area Terdampak Banjir Bandang di Sumbar, Potret Keindahan Alam di Tengah Bencana

"Pohon-pohon di sini tuh ada yang diselametin di daerah yang mau dibikin pelebaran jalan, ada yang dari Banten, ada dari Ujung Kulon. Ada juga yang minta tolong bawa pohon Kurma karena katanya mau ditebang, ya udah gue ambil, tanam, hidup di aviary sini," katanya.

"Pohon-pohon segede ini semua dari luar. Alhamdulillah masih bisa diselametin. Kalau enggak, mereka udah rata sama tanah," ucapnya.

Irfan Hakim mengaku tak mudah merawat Aviary yang dibuatnya. Aviary yang berada di Bekasi, Jawa Barat itu dibuat sebagai kecintaannya terhadap hewan yang sekaligus turut melestarikan alam.

Baca Juga: Keseruan Jaja Miharja Main ke Rumah Irfan Hakim, Bercengkrama dengan Kawanan Burung di Aviary Megah

Di dalamnya terdapat berbagai macam pepohonan mirip hutan mini yang diatur sedemikian rupa untuk kenyamanan satwa di dalamnya. 

Bahkan ada juga air terjun dan danau berair jernih yang perawatannya menggunakan listrik yang dihidupkan non stop selama 24 jam.

Apa yang dibuatnya itu tidak lebih baik dari alam pemberian Tuhan yang seharusnya bisa dinikmati manusia secara gratis.

"Perawatan Aviary ini enggak murah dan enggak mudah. Sementara di alam itu kita dikasih gratis sama Tuhan tinggal nikmatin, tinggal jaga aja. Kok bisa ya, mereka seenak-enaknya banget ambil dan ngerusak alamnya," keluhnya.

Melalui vlog tersebut, Irfan Hakim menyoroti betapa besar dampak dari perusakan hutan, terlebih setelah melihat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera.

Baca Juga: Peduli Alam Sejak Remaja, Inilah Kisah Omara Esteghlal tentang Etika Wilderness dan Kritiknya terhadap Kerusakan Lingkungan

Menurutnya, para pelaku perusakan hutan menanggung dosa besar karena tak hanya merugikan manusia tetapi juga telah merenggut tempat tinggal yang mengancam kehidupan satwa lain.

"Gue selalu ngomong: ada dosa, ada pahala. Kamu nanam pohon dan pohon itu menciptakan oksigen sehingga jadi itu pahala jariah buat lu sampai mati sepanjang oksigen yang dihasilkan oleh pohon itu dihirup sama orang, lu dapat pahala," ucapnya.

"Tapi kalo lu tebang pohon, lu mengurangi jatah oksigen orang, lu dosa seumur hidup. Apalagi yang kena juga bukan manusia tapi juga hewan lainnya, mereka juga punya hak hidup, jangan sampe lu semena-mena buat diri sendiri," tandasnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube deHakims Channel

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X