SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali ramai menjadi sorotan.
Kali ini, Purbaya Yudhi Sadewa tanggapi rencana Bea Cukai yang akan kirim balpres atau baju impor ilegal hasil sitaan untuk dikirim ke korban bencana Aceh dan Sumatera.
Dikatakan Purbaya Yudhi Sadewa bahwa balpres sitaan tersebut merupakan barang ilegal, bahkan Prabowo Subianto belum memerintahkan penyaluran balpres tersebut.
"Itu kan barang ilegal. Paling enggak secara formal enggak ada kebijakan ke sana. Hasil diskusi dengan Presiden, dia bilang jangan dulu, kecuali berubah, sampai sekarang belum ada," ucapnya, dilansir dari akun Instagram @lambegosiip.
Purbaya cukup terkejut dan bingung saat ditanyai terkait pengiriman balpres untuk korban banjir dan longsor.
Bahkan mualnya, ia tidak tahu siapa yang mengatakan rencana pengiriman tersebut.
"Siapa yang ngomong, siapa," tanyanya.
Hingga akhirnya, ia mengetahui bahwa sosok yang mengatakan akan mengirimkan balpres tersebut adalah Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto.
Sontak Purbaya pun menanyakan dimana keberadaan Nirwala.
"Nirwala mana," tanya Purbaya.
Sosok yang dicarinya tak kunjung datang, Purbaya lantas berteriak mencari Nirwala.
Artikel Terkait
Senada Purbaya, Kini Presiden Prabowo Larang Impor Baju Bekas, Namun Jamin Solusi bagi Usaha Mikro
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa akan Mulai Kena Cancel Sebelum Kepemimpinan Prabowo Berakhir? Ini Ramalan Mengejutkan Denny Darko Terkait Menteri Keuangan
Lihai Atur Perekonomian Negara, Menkeu Purbaya Justru Serahkan Urusan Keuangan Rumah Tangga ke Istri, Sikapnya Tuai Pujian
Pedagang Thrifting Keluhkan Rencana Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa Larang Impor Baju Bekas: Kalau Tutup, Kami Mau Makan Apa?
Memburu Akun Anonim Penghina Sang Kakak, Anak Bungsu Menkeu Purbaya Tawarkan Uang Ratusan Juta
Minta Tolong Menkeu Purbaya, Rieke Diah Pitaloka Soroti Kerusakan SDN 156 Kalukubodo Sulsel, Tekankan Pentingnya Alokasi Anggaran untuk Pendidikan