Kamis, 4 Juni 2026

Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Pengalaman Ekstrem 5 Hari Tanpa Tidur sebagai Insinyur Lapangan sebelum Kariernya Berubah Total ke Ekonomi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 4 Desember 2025 | 20:00 WIB
Potret Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sentil balik Hasan Nasbi usai dikritik soal kinerja hingga gaya bicaranya yang dinilai melemahkan pemerintah (instagram.com/@purbayayudhi_official)
Potret Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sentil balik Hasan Nasbi usai dikritik soal kinerja hingga gaya bicaranya yang dinilai melemahkan pemerintah (instagram.com/@purbayayudhi_official)

SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membagikan kisah awal kariernya dalam sebuah siniar.

Ia mengungkap perjalanan panjang sebelum masuk dunia ekonomi dan pemerintahan.

Cerita itu membuka kembali masa ketika ia bekerja sebagai insinyur lapangan di sektor minyak dan gas.

Baca Juga: Gelombang Protes Pedagang Gedebage Usai Larangan Thrifting Menkeu Purbaya, Bisnis 1.080 Kios Terancam dan Jawaban Pemerintah Dinanti

Dalam siniar YouTube Gita Wirjawan pada 3 Desember 2025, Purbaya menjelaskan masa-masa ketika ia bertugas di Schlumberger Overseas.

Ia menyebut pekerjaannya berlangsung lima tahun, sejak 1989 sampai 1994. Tugas itu menempatkannya di lokasi operasi migas yang menuntut ketelitian tinggi.

Purbaya menggambarkan rutinitas yang serba padat selama periode itu. Pekerjaan sering berlangsung tanpa jeda. Ia mengatakan pernah mengalami masa kelelahan berat.

Baca Juga: Minta Tolong Menkeu Purbaya, Rieke Diah Pitaloka Soroti Kerusakan SDN 156 Kalukubodo Sulsel, Tekankan Pentingnya Alokasi Anggaran untuk Pendidikan

“Setelah lima tahun jenuh juga di field,” ungkap Purbaya. Ia juga menjelaskan tentang padatnya jadwal. “Kita di lapangan terus, uangnya banyak, tapi kerjanya capek, sering begadang,” keluhnya.

Ia menyebut tekanan pekerjaan sering memaksanya tetap terjaga dalam durasi panjang. Purbaya mengatakan ada saat di mana ia tidak tidur sama sekali. Situasi itu muncul karena target yang harus diselesaikan.

“Kalau sehari semalam itu biasa, saya pernah paling lama ga tidur lima hari lima malam,” paparnya.

Ia menambahkan kondisi itu terjadi saat bertugas di darat. Menurut penjelasannya, aturan berbeda berlaku di lokasi laut. Di laut, pekerja wajib diganti setelah dua malam. Hal itu berkaitan dengan keamanan dan proses kerja di rig. Purbaya memaparkan bahwa aturan tersebut diterapkan untuk menjaga keselamatan.

Setelah beberapa tahun, ia mulai merasa perlu mengubah arah karier. Purbaya menuturkan bahwa rasa lelah membuatnya memutuskan mundur dari pekerjaan teknik. Ia memilih kembali belajar dan akhirnya masuk bidang ekonomi.

Ia kemudian melanjutkan studi dan meraih gelar lanjutan di Amerika Serikat.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X