Kamis, 4 Juni 2026

Krisis Akses di Bener Meriah: Jalur Belum Pulih, Warga Mengantre BBM di ‘Pasar Minyak Dadakan’ dan Berjalan 3–4 Jam Mencari Bantuan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Jumat, 12 Desember 2025 | 19:30 WIB
Warga terdampak banjir di Aceh menempuh waktu 3 jam untuk mencari bantuan.  (TikTok/joe_sastra)
Warga terdampak banjir di Aceh menempuh waktu 3 jam untuk mencari bantuan. (TikTok/joe_sastra)

SketsaNusantara.id - Sebagian wilayah Bener Meriah di Aceh masih sulit dijangkau pascabencana.

Akses yang belum terbuka membuat distribusi bantuan belum berjalan normal.

Kondisi tersebut memaksa warga melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan kebutuhan pokok.

Baca Juga: Aksi Kemanusiaan KSR PMI ITS Mandala, Serahkan Bantuan Donasi ke PMI Jember untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

Dalam beberapa hari terakhir, video dari media sosial memperlihatkan warga berjalan menembus jalur yang tertutup longsoran.

Mereka membawa wadah dan karung untuk mencari beras dan Bahan Bakar Minyak. Situasi ini terjadi karena jalur utama belum bisa dilalui kendaraan bantuan.

Salah satu video dari TikTok menunjukkan warga yang berkumpul di satu titik untuk membeli BBM. Unggahan itu memperlihatkan antrean warga di kampung Kem dan beberapa mobil bak terbuka yang membawa drum minyak.

Baca Juga: King Abdi Turun ke Dapur Umum Aceh, Aksi Masaknya untuk Para Penyintas Banjir Banjir Ini Tuai Haru dan Pujian Publik

Keterangan pada video menjelaskan bahwa momen tersebut diambil pada Senin, 8 Desember 2025.

“Suasana pasar minyak di kampung Kem. Warga berbondong-bondong datang dari Takengon dan Bener Meriah untuk membeli sembako dan BBM,” tertulis dalam unggahan itu. Di lokasi yang sama, tampak tebing dengan bekas longsor dan material tanah yang masih terlihat jelas.

Video lain dari TikTok menggambarkan warga yang berjalan melalui jalur bekas longsor untuk mencari beras.

Unggahan tersebut menyebut lokasi berada di ruas KKA yang menghubungkan Bener Meriah dan Aceh Utara. Dalam keterangan video disebutkan jalur itu sedang dibuka dengan alat berat, namun warga tetap harus berjalan kaki.

“Jalur KKA Bener Meriah - Aceh Utara update pada hari ini, 9 Desember 2025, alat berat udah bekerja, masyarakat masih banyak berjalan kaki mencari beras dan BBM,” tulis keterangan pada video itu. Unggahan tersebut menunjukkan antrean panjang warga yang membawa peralatan seadanya.

Dalam video berikutnya dari akun yang sama, seorang warga menjelaskan waktu tempuh yang harus dilalui untuk mencari beras. “(Perjalanan) 3 jam sampai 4 jam lah pokoknya untuk mendapat beras ini di kampung Kem,” ujar warga tersebut.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X