SketsaNusantara.id - Kabar baik datang dari pemerintah pusat di tengah duka yang masih menyelimuti masyarakat Indonesia setelah rangkaian bencana banjir dan tanah longsor melanda Aceh hingga Suatera Barat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa pemerintah masih memiliki ruang fiskal yang cukup untuk mempercepat proses pemulihan pasca bencana Sumatera.
Hal ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI beberapa waktu lalu. Menkeu menjalankan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang berencana menyalurkan dana Rp20 miliar bagi setiap provinsi serta bantuan Rp4 miliar untuk 52 kabupaten/kota dan wilayah lain yang terdampak bencana.
Bahkan, ia menyebut sudah menyiapkan dana mencapai Rp60 triliun hasil dari efisiensi anggaran untuk mendukung rehabilitasi di wilayah terdampak bencana.
Purbaya menjelaskan bahwa anggaran cadangan bencana tetap tersedia dan bisa langsung digunakan tanpa perlu menunggu perubahan struktur APBN.
Menurutnya, langkah ini tidak dilakukan dengan memotong anggaran kementerian atau lembaga, melainkan melalui penyisiran kegiatan yang dinilai tidak produktif.
"Jadi enggak usah terlalu khawatir, anggarannya (untuk pemulihan pasca bencana) ada. Bukannya memotong anggaran, tapi mengurangi kegiatan-kegiatan yang nggak jelas," ucap Purbaya dalam rapat kerja pada hari Senin, 8 Desember 2025.
"Sudah kita lihat ada sekitar Rp 60 triliun. Jadi kita bukan potong anggaran ya, itu termasuk efisiensi anggaran yang disisir dari rapat-rapat tidak jelas dan segala macem," terangnya.
Kabar ini seolah menjadi angin segar bagi masyarakat dan menuai beragam respon positif di media sosial. Banyak warganet yang memuji bagaimana Menkeu bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya, tanpa banyak "gimmick".
Tak sedikit yang menilai tindakan Menkeu menyisihkan anggaran dari anggaran rapat yang tidak jelas juga sudah tepat sasaran dan dinilai lebih baik dari kinerja para pejabat negara lainnya.
"Begini nih kalo Menteri bekerja sesuai tupoksi, Pak Purbaya diam-diam fokus sisihkan dana buat pemulihan di Sumatera, dengan efisiensi di sektor yang tepat melalui pangkas anggaran yang gak jelas, emang patut diacungi jempol. Mending ini daripada pejabat yang pencitraan panggul-panggul beras padahal sebelumnya dia ikut beri izin penebangan hutan," komentar salah satu warganet.
"Alhamdulillah cuma kabar dari pak menkeu doang yg bikin adem, liat kelakuan dan komentar pejabat lainnya malah bikin panas, ini bedanya menteri yang kerjanya selangkah lebih maju, gak banyak omong, gak pake gimmick ini-itu langsung kelihatan hasilnya," imbuh netizen lainnya.
Artikel Terkait
Purbaya Dipuji Usai Tolak Kenaikan Gaji, Menkeu Mulai Berhati-Hati dalam Bertutur Kata dan Gak Mau Asal 'Ceplas-Ceplos', Imbas Kritikan Hasan Nasbi?
Blak-blakan! Purbaya Yudhi Sadewa Bongkar Pegawai Pajak dan Bea Cukai Dapat Perlindungan saat Terjerat Kasus Korupsi
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa akan Mulai Kena Cancel Sebelum Kepemimpinan Prabowo Berakhir? Ini Ramalan Mengejutkan Denny Darko Terkait Menteri Keuangan
Lihai Atur Perekonomian Negara, Menkeu Purbaya Justru Serahkan Urusan Keuangan Rumah Tangga ke Istri, Sikapnya Tuai Pujian
Minta Tolong Menkeu Purbaya, Rieke Diah Pitaloka Soroti Kerusakan SDN 156 Kalukubodo Sulsel, Tekankan Pentingnya Alokasi Anggaran untuk Pendidikan
Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Pengalaman Ekstrem 5 Hari Tanpa Tidur sebagai Insinyur Lapangan sebelum Kariernya Berubah Total ke Ekonomi