Kamis, 4 Juni 2026

Tuai Protes! Gajah Sumatra Dikerahkan untuk Bantu Bersihkan Kayu Gelondongan Pasca Banjir Menerjang Aceh, Teuku Zacky: di Mana Hati Nurani Kalian?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 9 Desember 2025 | 09:30 WIB
Potret Gajah Sumatera yang dikerahkan untuk ikut membantu bersihkan puing-puing kayu gelondongan di wilayah terdampak banjir di aceh yang menuai protes publik (Instagram/humaspolrespidiajaya_poldaaceh)
Potret Gajah Sumatera yang dikerahkan untuk ikut membantu bersihkan puing-puing kayu gelondongan di wilayah terdampak banjir di aceh yang menuai protes publik (Instagram/humaspolrespidiajaya_poldaaceh)

SketsaNusantara.id - Di tengah proses pemulihan pasca banjir bandang yang melanda Aceh, publik kembali dikejutkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan gajah Sumatera membantu bersihkan tumpukan kayu.

Tim gabungan mengerahkan Gajah Sumatera untuk ikut membantu bersihkan tumpukan kayu gelondongan di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Sebagaimana diketahui, bencana banjir besar yang melanda Aceh ikut menyeret gelondongan kayu yang merupakan hasil dari penebangan hutan.

Kayu-kayu tersebut menutupi permukiman warga pasca banjir bandang menerjang wilayah ini sejak hari Rabu, 26 November 2025 lalu.

Baca Juga: Titiek Soeharto Geram dan Desak Menteri Kehutanan Bertindak Usai 2 Hari Setelah Banjir Bandang, Truk Pembawa Kayu Besar Lewat di Sumatera

Dalam video yang diunggah akun Instagram Polres Pidie Jaya pada hari Senin, 8 Desember 2025), tampak gajah-gajah jinak yang ditunggangi para mahout menarik dan memindahkan gelondongan kayu yang menumpuk di area pemukiman.

Tim gabungan dari relawan, aparat kepolisian, serta BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Aceh tampak bekerja bersama dengan warga untuk membuka akses yang tertutup puing dan material banjir.

Kepala BKSDA Sigli Aceh menjelaskan bahwa pengerahan gajah dilakukan karena akses ke sejumlah titik terdampak banjir yang tidak dapat dijangkau alat berat. Pihaknya juga memastikan bahwa gajah yang membantu proses pembersihan ini mendapat perhatian penuh dengan mengutamakan kesejahteraan dan kenyamanan satwa tersebut.

Ukuran kayu besar dan medan berlumpur membuat proses pembersihan memerlukan tenaga tambahan, sehingga gajah Sumatra yang sudah terlatih di kawasan konservasi akhirnya dipanggil untuk ikut membantu mempercepat proses pembersihan.

Baca Juga: Beda Pendapat dengan Kemenhut, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu Tegaskan Ribuan Kayu Gelondongan yang Tersapu Banjir Hasil Illegal Logging

Pengerahan hewan ini justru menuai protes keras. Salah satu yang lantang bersuara adalah aktor Teuku Zacky yang ikut menyampaikan kekecewaannya melihat hewan yang habitatnya rusak justru diperbantukan untuk membersihkan tempat yang disebabkan ulah manusia.

"WOYYYY manusiaaaa... pada ke mana sih hati nurani kalian," tulis Zacky melalui akun Instagram @teukuzacky di kolom komentar yang mencuri perhatian publik.

"Malu banget lihat kelakuan manusia yang makin gak tahu diri, mereka yang ngerusak habitat gajah, bilang hewan-hewan ini adalah HAMA, tapi giliran ada bencana malah minta bantuan mereka," imbuh akun @camelianurul.

Banyak warganet yang melayangkan protes, mengungkit kerusakan ekologis seperti penebangan hutan, pembukaan lahan, dan praktik deforestasi selama puluhan tahun telah menghancurkan habitat Gajah Sumatra.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X