Kamis, 4 Juni 2026

Setara 260 Kali Jarak Bumi ke Bulan! Jerome Polin Soroti Luas 10 Juta Hektar Hutan Indonesia Akibat Deforestasi: Kita Semua yang Nanggung Resikonya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 8 Desember 2025 | 07:00 WIB
Jerome Polin soroti 10 juta hutan yang mengalami deforestasi selama 20 tahun terakhir, luasannya setara 260 kali jarak bumi ke bulan! (Instagram/jeromepolin/lindungihutan)
Jerome Polin soroti 10 juta hutan yang mengalami deforestasi selama 20 tahun terakhir, luasannya setara 260 kali jarak bumi ke bulan! (Instagram/jeromepolin/lindungihutan)

"Semakin diperjelas semakin sakit hati ini, gitu pemerintah masih ngelak penyebab banjir itu karena cuaca ekstrem dan bilang Indonesia dianugerahi perkebunan sawit tanpa ada rasa bersalah, muak banget dengernya," komentar salah satu warganet.

"Separah itu lho dan apa yang terjadi di Sumatera masih belum dinyatakan bencana nasional. Yang gundulin hutan cuma mikirin kepentingan pribadi, gak mikir dampaknya buat orang lain, miris banget!" timpal warganet lainnya.

Netizen lainnya juga ikut menyoroti peran para elite politik yang diduga memberi izin alih fungsi hutan secara masif dan menimbulkan kerugian besar bagi warga yang terdampak bencana di Sumatera.

"Lewat bencana ini kita semua sadar dan tau semua kebusukan para elit politik dan pejabat pemerintah yang ikut mengizinkan alih fungsi hutan jadi lahan sawit yang udah dilakukan bertahun-tahun silam, dan sekarang kita yang kena tanggung akibatnya," imbuh netizen lainnya.

"Keserakahan manusia menyebabkan bencana, tanggung jawab kalian semua yang bikin 10 juta hutan kita lenyap! dan apakah mereka bisa menikmati kehidupan mereka dengan uang yang melimpah ketika bumi yang mereka tinggali sudah RENTAN HANCUR oleh ulah mereka sendiri?" sindir warganet lainnya.

Baca Juga: Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Izin Pelepasan Hutan di 3 Kawasan Terdampak Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Dalam unggahannya, Jerome menyisipkan pesan bahwa sudah saatnya Indonesia berbenah dan memperbaiki hutan yang telah dibabat habis demi masa depan yang lebih baik.

"Angka 10 juta hektar ini bukan sekedar statistik, tapi ini adalah hutan yang dibabat di Indonesia. Hutan yang seharusnya hutan itu bisa melindungi kita semua dari banyak bencana," tuturnya.

"Kalau tidak ada upaya penghijauan dan pengurangan deforestasi, maka kita yang akan menanggung semua resikonya," pungkas Jerome.

Global Forest watch mencatat bahwa Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara yang kehilangan hutan primer tropis basah terluas di dunia, berdasarkan laporan dari World Resources Institute (WRI).

Hal tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan deforestasi di Indonesia termasuk yang paling masif secara global. Ironis, padahal Indonesia sebelumnya merupakan negara urutan ke-8 yang memiliki lahan hutan terluas di dunia.

Forest Watch Indonesia mencatat pada tahun 2017-2021 bahwa Indonesia kehilangan rata-rata 2,54 juta hektar hutan atau setara 6 kali luas lapangan sepak bola tiap menitnya.

Kehilangan hutan dalam skala besar menimbulkan efek bertingkat yang dampak langsung pada keberlangsungan ekosistem dan mengancam kehidupan habitat satwa liar ingga berkurangnya kemampuan bumi menyerap karbon yang mengakibatkan pemanasan global.

Situasi ini bahkan memicu sorotan Internasional termasuk dari aktivis lingkungan, Harrison Ford hingga Leonardo DiCaprio yang ikut menggarisbawahi urgensi upaya konservasi dan pengelolaan hutan lebih ketat demi masa depan yang lebih baik.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @jeromepolin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X