Minggu, 19 Juli 2026

Tim SAR Evakuasi Ikan Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Cemoro Sewu Yogyakarta, Netizen Puji Aksi Berani Relawan

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Minggu, 7 Desember 2025 | 09:00 WIB
Petugas SAR Parangtritis mengevakuasi seekor hiu tutul yang terdampar di Pantai Cemoro Sewu pada malam hari.  (Instagram/sarparangtritis)
Petugas SAR Parangtritis mengevakuasi seekor hiu tutul yang terdampar di Pantai Cemoro Sewu pada malam hari. (Instagram/sarparangtritis)

 

 

SketsaNusantara.id - Situasi darurat kembali terjadi di kawasan pesisir Bantul, Yogyakarta, ketika seekor hiu tutul berukuran besar ditemukan terdampar di Pantai Cemoro Sewu, Sabtu malam, 6 Desember 2025.

Kejadian tersebut terekam dalam unggahan akun Instagram @sarparangtritis, memperlihatkan detik-detik para petugas melakukan evakuasi dalam kondisi gelap gulita dan ombak kuat.

“SABTU 06 Desember 2025, pukul 22.30 WIB, petugas satlinmas rescue istimewa wilayah III yang sering disebut sar Parangtritis bersama dtipolar Polda diy mengevakuasi ikan ( hiu tutul) terdampar di pantai cemara sewu,” tulis akun tersebut, sebagaimana dikutip oleh SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Evakuasi 6 Mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang Hanyut di Sungai Selesai, Bupati Kendal Ucap Belasungkawa hingga Apresiasi Tim SAR

Unggahan ini menyita perhatian publik karena menunjukkan upaya penyelamatan yang dilakukan malam hari dengan risiko tinggi.

Para petugas terlihat mengenakan pelampung keselamatan sambil berusaha memindahkan hiu tutul kembali ke perairan yang lebih dalam.

Tindakan tersebut menjadi bukti nyata dedikasi tim SAR dan Satlinmas dalam menjaga keselamatan biota laut serta keselamatan masyarakat di kawasan wisata Pantai Parangtritis.

Baca Juga: BRI Gerak Cepat Bantu Warga Sumut–Sumbar Usai Banjir Bandang: Ribuan Paket Disalurkan hingga Perahu Karet untuk Evakuasi

Berdasarkan video yang diunggah, proses evakuasi dilakukan dalam kondisi pencahayaan yang sangat terbatas, hanya menggunakan lampu senter dan lampu sorot kecil yang menerangi lokasi kejadian.

Beberapa petugas tampak berupaya menahan arus ombak yang cukup kuat sambil menggeser tubuh hiu tutul tersebut, yang ukurannya cukup besar dengan bobot yang sangat berat.

Aksi malam hari ini tidak hanya membutuhkan tenaga fisik ekstra, tetapi juga tingkat kewaspadaan tinggi. Gelombang laut selatan Yogyakarta kerap dikenal ekstrem, terlebih pada malam hari. Meskipun begitu, para petugas tampak bekerja penuh koordinasi.

Baca Juga: Komeng Berikan Bantuan Air Bersih untuk Korban Banjir Sumatra di Padang, Netizen Soroti Rompi yang Dipakai: Bukan Dewan Pakai Rompi Anti Peluru

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @sarparangtritis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X