“Tetapi nanti akan mengawali dari KIHT kita. Gudang tembakau kita. Yang semua yang terkait dengan Tobacco,” jelasnya.
Ia berharap kerja sama ini mampu berdampak langsung pada kesejahteraan petani tembakau.
“Semoga ini sangat membantu terhadap produksi tembakau yang ada di Probolinggo. Membantu petani yang ada juga, agar kita memiliki harga yang cukup baik,” tuturnya.
Harapan Bupati Haris senada dengan narasi pada caption unggahan yang menyebutkan bahwa kesepakatan ini diharapkan memperkuat hilirisasi tembakau, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat.
Kunjungan ini bukan hanya tentang industri tembakau. Bupati Probolinggo menegaskan bahwa kerja sama ini dapat membuka peluang besar di sektor lainnya.
“Semoga ini jadi pintu masuk juga untuk semua investasi. Mulai dari industri, turisme, wisata, ketahanan pangan, dan lain sebagainya,” kata beliau.
Sementara itu, simbol persahabatan antara kedua pihak ditunjukkan melalui pemberian hadiah teh premium asli Tiongkok dari pihak investor kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
Hal ini memperkuat kesan bahwa hubungan kedua pihak tidak semata hubungan bisnis, melainkan kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Menghadiri Forum Bisnis di Istanbul Turki: ‘Alhamdulillah, Dapat Investasi Senilai Rp21 Triliun’
Investasi Syariah Kian Menarik, SR023T3 & SR023T5 Tawarkan Kupon Tinggi Plus Cashback hingga Rp17 Juta via BRImo
Narji Klarifikasi Rumor Punya Lahan Seribu Hektar, Singgung Sang Istri yang Sering Investasi Tanah
Resmi Penerbangan Komersil Jember-Jakarta, Komisi C DPRD: Ini Peluang Tumbuhnya Investasi
Rosan Roeslani Bicara soal Target 8 Persen, Investasi Melonjak tapi Menkeu Purbaya Ingatkan Langkah Bertahap