SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Probolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi daerah melalui kerja sama internasional.
Kunjungan rombongan investor asal Tiongkok ke Pendopo Kabupaten Probolinggo menjadi momentum penting yang menandai awal kolaborasi di berbagai sektor, khususnya industri hasil tembakau.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan Instagram resmi Bupati Probolinggo (@gusdrharis), Gus dr. Mohammad Haris, disampaikan bahwa kedatangan investor Tiongkok ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian lawatan sebelumnya yang dilakukan oleh perwakilan dari Indonesia.
Baca Juga: Investasi Mudah di Jember, Super Indo Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal dan Kembangkan UMKM
“Kemarin yang diawali oleh teman-teman dari Jakarta. Yang kemarin sudah berkunjung ke Shenzhen, Guangzhou, dan lain sebagainya. Ini adalah balasan dari teman-teman China,” ujar Bupati Haris dalam pertemuan tersebut.
Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi simbol keseriusan kerja sama yang lebih luas.
Dalam caption unggahan, disebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan investor asal Tiongkok sepakat mendorong pengembangan industri hasil tembakau melalui penjajakan kerja sama investasi dan survei kawasan industri, sebagai langkah awal membuka peluang ekonomi baru di daerah.
Para investor Tiongkok datang untuk melihat langsung potensi daerah. Bupati Haris menjelaskan bahwa wilayah Probolinggo memiliki keragaman geografis dan komoditas yang sangat prospektif.
“Mereka datang langsung melihat semua potensi kita. Bahwa memang Probolinggo memiliki potensi yang sangat luar biasa. Kita mulai ketinggian 0 sampai 2500 MDPL, semuanya ada,” ungkapnya.
Keberagaman wilayah tersebut penting dalam mengembangkan berbagai sektor, mulai dari pertanian, pariwisata, hingga ketahanan pangan. Para investor melihat peluang ini sebagai fondasi kuat untuk pengembangan kawasan industri terintegrasi.
Dalam unggahan Instagram, juga dijelaskan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serapan tenaga kerja, serta peningkatan nilai tambah komoditas unggulan Probolinggo.
Bupati Haris menggarisbawahi bahwa langkah awal kerja sama ini akan dimulai dari Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) dan fasilitas gudang tembakau yang menjadi bagian dari rencana hilirisasi produk tembakau daerah.
Artikel Terkait
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Menghadiri Forum Bisnis di Istanbul Turki: ‘Alhamdulillah, Dapat Investasi Senilai Rp21 Triliun’
Investasi Syariah Kian Menarik, SR023T3 & SR023T5 Tawarkan Kupon Tinggi Plus Cashback hingga Rp17 Juta via BRImo
Narji Klarifikasi Rumor Punya Lahan Seribu Hektar, Singgung Sang Istri yang Sering Investasi Tanah
Resmi Penerbangan Komersil Jember-Jakarta, Komisi C DPRD: Ini Peluang Tumbuhnya Investasi
Rosan Roeslani Bicara soal Target 8 Persen, Investasi Melonjak tapi Menkeu Purbaya Ingatkan Langkah Bertahap