Minggu, 19 Juli 2026

Pastikan Nataru Berjalan Aman, PT KAI dan KNKT Inspeksi Jalur Kereta Api: Ada Beberapa Titik Rawan

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 4 Desember 2025 | 20:58 WIB
Inspeksi dilakukan oleh PT KAI dan KNKT di Daop 9 Jember. (Humas KAI Jember)
Inspeksi dilakukan oleh PT KAI dan KNKT di Daop 9 Jember. (Humas KAI Jember)

SketsaNusantara.id - Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan inspeksi ke Daop 9 Jember.

Hal ini ditujukan untuk memeriksa kesiapan armada yang akan digunakan dalam Nataru, sehingga pengguna moda transportasi kereta api berjalan lancar dan aman.

Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI Rafli Yandra mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kesiapan armada hingga potensi titik rawan yang ada di sepanjang jalur kereta api.

Baca Juga: Ratusan Peserta Tajemtra 2025 Nikmati Angkutan Kereta Gratis dari PT KAI Daop 9 Jember ke Tanggul

“Di Daop 9 ini sudah dilakukan pengecekan jalur secara menyeluruh,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 4 Desember 2025.

Ia menerangkan, selama libur Nataru nantinya akan dilakukan penambahan kapasitas di Daop 9 Jember, sekitar 140-145 kursi.

Saat ini sudah ada sekitar 26 perjalanan kereta api yang beroperasi setiap harinya, dengan total kapasitas sebanyak 144.504 tempat duduk.

Baca Juga: Melalui KA Pandanwangi, KAI Daop 9 Perkuat Akses Jember-Banyuwangi

“Untuk sekarang sudah terjual sebanyak 45.361 tiket, dan ini diprediksi akan terus bertambah hingga mendekati hari H,” imbuhnya.

Selain itu, dari hasil inspeksi telah dilakukan proses peremajaan ke 24 unit wesel di 8 titik yang ada di jalur Daop 9 Jember.

“8 titik itu ada di Rambipuji, Tanggul, Jatiroto, Randuagung, Klakah, Leces, Malasan dan Probolinggo,” ungkapnya.

Baca Juga: Sering Terjadi Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, DAOP 9 Jember Beri Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan ke Masyarakat

Karena saat ini kondisi cuaca tidak menentu, ada 2 titik yang menjadi perhatian yakni di Pasuruan tepatnya di BH 251 dan BH 298.

“Langkah ini untuk memastikan rangkaian kereta api tidak terhambat dikarenakan aliran air, maka peninggian jalur dan perbaikan geometri dilakukan. Untuk di Banyuwangi sendiri dilakukan pembersihan sedimen agar air bisa mengalir lancar dan tidak mengganggu armada,” paparnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X